Ajak Umat Terus Doakan NKRI dan Ahok agar DilindungiNya

356 dibaca
Pdt. DR. Anna B. Nenoharan, M.Th.

Beritanarwastu.com. Pada awal Mei 2017 lalu, Hamba Tuhan yang juga aktivis kebebasan beribadah, Pdt. DR. Anna B. Nenoharan, M.Th melakukan kunjungan pelayanan ke Kota Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, bersama tim Woman Faith Ministry. Kunjungan pelayanan ini, memberi pelayanan rohani kepada warga gereja dari berbagai denominasi di sana agar imannya tetap teguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. “Saat ini banyak tantangan hidup, jadi kita mesti teguh iman. Dan Yesus harus kita jadikan penuntun dan pemimpin hidup kita,” ujar Ketua Sinode Gereja Keesaan Injili Indonesia (GEKINDO) ini.

                Menurut Pdt. Anna Nenoharan, bukan rahasia umum lagi, banyak sekarang orang depresi atau putus asa, karena tekanan atau penderitaan hidup. Sehingga perlu peneguhan iman bagi umat Kristen. “Jadi kami di Tarutung pun melakukan acara kebaktian kebangunan rohani (KKR) agar banyak umat bertumbuh atau bangkit imannya di dalam menghadapi tantangan hidup. Setelah itu, ia kembali ke gereja masing-masing. Kami hanya membangkitkan iman jemaat lewat pujian kepada Tuhan, khotbah dan doa serta motivasi,” ujar Pdt. Anna Nenoharan.

                Pdt. Anna Nenoharan yang pernah menjadi korban kelompok intoleran, karena tempat ibadahnya di daerah Bekasi diteror menambahkan, ada orang yang menyembah berhala, seperti tempat-tempat gaib karena merasa kehilangan pengharapan kepada Tuhan Yesus saat ini. “Padahal Yesus itu Tuhan kita yang penuh kasih dan maha pemurah. Dan kita saja yang kurang sabar menunggu pertolonganNya. Nah, yang menyembah berhala ini mesti kita cerahkan lagi imannya agar kembali menyembah Tuhan yang baik dan benar, yakni Yesus,” ujar pendeta asal Poso yang juga termasuk dalam “21 Tokoh Kristiani 2010 Pilihan Majalah NARWASTU.” 

                Dalam pelayanannya ke Sumatera Utara, Pdt. Anna Nenoharan pun mengajak warga gereja agar jangan berhenti berdoa untuk bangsa dan negara, yang kini keadaannya memprihatinkan, karena adanya kelompok radikalisme atau massa intoleran yang ingin merongrong Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Pak Ahok (Ir. Basuki Tjahaya Purnama, M.M.) pun termasuk korban kelompok radikal,” paparnya. Ahok yang sudah divonis dua tahun oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara, katanya, mesti terus didoakan agar tegar, kuat dan dilindungi Tuhan. Pak Ahok ini orang baik dan antikorupsi, serta dituding menista agama, sehingga masuk penjara,” tegasnya.

                Menurutnya, kasus Ahok ini kalau dilihat dari kaca mata rohani, sesungguhnya dia “dipromosikan” Tuhan agar semakin naik kelas. “Apakah pernah kita sangka bahwa ada banyak kota di Indonesia dan dunia melakukan aksi damai sembari menyalakan lilin dan berdoa karena melihat kasus Ahok. Seperti Yusuf, Musa, Daud, Daniel dan banyak tokoh Alkitab, lebih dulu digembleng Tuhan dengan penderitaan agar dia kuat. Begitu juga dengan Ahok. Tuhan pasti punya rencana indah bagi Ahok,” pungkasnya.

“Namun kita harus terus berdoa untuk Pak Ahok agar dipimpin Tuhan. Juga terus berdoa untuk bangsa ini agar tetap berdasarkan Pancasila dan kelompok radikal mesti ditindak tegas oleh aparat pemerintah,” ujar Hamba Tuhan yang pernah diundang Kongres Amerika Serikat (AS) untuk bicara soal kebebasan beribadah di Indonesia. Dan Pdt. Anna Nenoharan meminta agar umat Kristiani terus menyatakan kasih bagi bangsa ini, dan terus berdoa untuk kedamaian dan kesejahteraan Indonesia. KT

Berita Terkait