Artis Kristiani Beribadah Bersama di Celebrities Ministry

1820 dibaca
Koordinator Celebrities Ministry, Avent Christie

beritanarwastu.com. Pada Jumat malam, 9 September 2016 lalu, Celebrities Ministry mengadakan ibadah bersama di aula  Gereja Kristen Getsemani (GKG) Jemaat Anugerah yang berada di atas Restauran Kepiting Cak Gundul, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Acara ibadah kaum selebriti ini diadakan setiap dua kali dalam sebulan, yakni pada Jumat minggu kedua dan keempat. Koordinator Celebrities Ministry ini, Ev. Avent Christie yang merupakan mantan aktor laga nasional pada era 1980-an. Kepada NARWASTU ia menjelaskan, yang datang di acara ini rata-rata dari kalangan artis.

“Pemain musiknya artis, worship leadernya artis, singernya artis, dan pengkhotbah atau pembicaranya pun artis. Memang acara ini dibuat untuk melayani,” kata Avent Christie yang dulu pun penyanyi. Menurut Avent Christie, di Celebrities Ministry ada beberapa artis yang giat melayani, di antaranya Advent Bangun, Robi Sugara dan Nindy Elliese. “Dan banyak lagi artis yang melayani di Celebrities Ministry. Artis-artis ini bukan asal melayani, tetapi mereka memang sudah teruji kerohaniannya,” pungkasnya.

   Visi dari Celebrities Ministry, menurut Avent Christie, ingin menjangkau jiwa-jiwa dan teman-temannya sesama artis Kristiani yang belum bertobat, sehingga mereka mengenal jalan kebenaran atau jalan kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat. Tetapi juga tidak tertutup untuk umum, dan harapan Avent Christie dengan persekutuan doa Celebrities Ministry ini supaya banyak artis yang mencari Tuhan, dan mau bersama-sama ikut melayani Tuhan. “Itu tujuan utamanya,” ujarnya.

 Ide untuk mengadakan ibadah bersama Celebrities Ministry, kata Avent, berawal dari kerinduan mereka untuk bersekutu memuji Tuhan Yesus Kristus. Dulu, kata Avent, hidupnya sangat berantakan dan kerohaniannya tak bertumbuh. Waktu ia belum mengenal Tuhan Yesus kehidupan Avent saat itu tidak punya tujuan yang jelas. Dan ia selalu berjalan dengan kekuatannya sendiri. Apa yang dilakukan Avent ketika itu di dalam kehidupannya semua sia-sia di mata Tuhan. Ketika Avent mulai bertobat pada awalnya, ujarnya, terasa tidak enak, padahal kata pendeta, mengikut Tuhan itu hidupnya akan diberkati.

Ketika itu Avent tidak mengerti kalau mau mengikut Tuhan Yesus harus berani membayar harga. Contohnya, Avent Christie harus meninggalkan cara-cara hidup duniawi, seperti ia mesti meninggalkan kebiasaan merokok, main judi, dugem (dunia gemerlap), memakai narkoba dan berhubungan dengan paranormal. Padahal di dalam kehidupan duniawi itulah tempatnya mencari nafkah.

Tetapi saat Avent mengenal Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat hidupnya mengalami damai sejahtera. “Karena ada Tuhan Yesus di hati saya, maka ada damai sejahtera” paparnya. Sekarang Avent sibuk sehari-harinya beraktivitas dalam usaha di Ekspedisi Master Express, dan ia pun full timer melayani di Gereja Kristen Getsemani (GKG) DKI Jakarta.

Nah, Firman Tuhan di acara kebaktian bersama Celebrities Ministry saat itu, dibawakan oleh Ps. Dr. Magdalena Sparringga dengan tema “Sang Pengubah Kehidupan itu Adalah Tuhan Yesus Kristus.” Dikatakan di Kitab Efesus 5:8, memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu, hiduplah sebagai anak-anak terang. Lalu di Kitab Efesus 5:15 ditulis lagi, karena itu perhatikanlah dengan seksama bagaimana kamu hidup, janganlah hidup seperti orang bebal.

Dikatakan di sini, kata Magdalena, perjalanan anak-anak rohani menuju kedewasaan rohani, kerajaan Allah. Kita datangi kerajaan Allah seperti seorang anak yang mempunyai kerinduan akan Firman Tuhan. Firman Tuhan berbicara tentang gaya hidup. Tuhan tidak bicara lagi tentang anak-anak, tetapi berbicara tentang orang bijaksana, dan penting sekali diikuti perjalanan dari masa anak-anak menuju dewasa, yaitu anak-anak rohani menuju rohani yang dewasa.

“Mungkin dulu kita sempat terjatuh, gagal, bersalah, sempat resah dan sakit. Dulu kita berada dalam kegelapan, tetapi semua sudah berlalu. Manusia lama sudah berlalu, dan sekarang kita hidup sebagai terang dan hidup dengan bijaksana. Nah, dalam perjalanan dulu sebagai manusia lama, mungkin kita pernah mengalami jatuh. Dan percayalah, Tuhan kita adalah Tuhan yang memulihkan fisik, mental, spiritual, keuangan, dan memulihkan apapun masalah dalam kehidupan ini,” kata Magdalena Sparingga.

Tuhan kita, imbuhnya, adalah Tuhan yang menyembuhkan. Dikatakan di Injil Matius 9:18, sementara Yesus berbicara demikian kepada mereka, datanglah seorang kepala rumah ibadah, lalu menyembah Dia dan berkata, anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tanganMu atasnya, maka ia akan hidup. Di Injil Matius 9:25 dikatakan, setelah orang banyak itu diusir, Yesus masuk dan memegang tangan anak itu, lalu bangkitlah anak itu.

Diceritakan di situ, ada mukjizat dari Tuhan terjadi. “Mungkin pada saat ini kita sedang menghadapi masalah yang seolah-olah tak ada jalan keluarnya. Dan seolah-olah tak ada harapan lagi. Tetapi di dalam Tuhan tidak ada yang mustahil. Buat kita masalah itu terasa mati dan tidak ada jalan keluar, tetapi buat Yesus itu hanya tidur saja. Dan yang mati bisa langsung bangkit. Jadi percayalah, maka akan terjadi mukjizat dari Tuhan. Karena kita punya Tuhan Yesus Kristus yang tidak terbatas, dulu sekarang tetap Dia sama,” ujar Magdalena Sparingga. 

Gembala Sidang GKG Jemaat Anugerah, Pdt. DR. Sarah Fifi, S.Th, M.Si selama ini dikenal giat mendukung pelayanan Celebrities Ministry. Ia mengatakan, ketika kaum selebriti itu pernah jatuh ke dalam dosa, lalu mereka datang kepada Tuhan, maka Tuhan akan memulihkan kehidupan mereka. “Kita bangga dengan persekutuan kaum selebriti ini. Mereka memuliakan Tuhan, dan Roh Kudus memulihkan mereka,” ujar Ketua Yayasan Apostel Bangun Bangsa (ABB) ini. JK      

Berita Terkait