Biarkan Tuhan Berperkara di Dalam Hidup Kita

1397 dibaca


Beritanarwastu.com. Manusia pada dasarnya selalu memikirkan masa depan, dan berpengharapan masa depannya indah. Masa depan selalu diimpikan yang indah dan makmur. Manusia berharap akan masa depan yang lebih baik, baik di bidang ekonomi, pendidikan, politik, hukum dan keamanan. Masa depan adalah sesuatu yang belum muncul di dalam kehidupan kita, namun masa depan adalah sesuatu yang baru akan kita alami. Dalam menyongsong masa depan, tentu ada masa penantian, dan orang percaya harus menanti masa depan yang indah dan lebih baik dengan berharap kepada Tuhan.

Pesan spiritual itu disampaikan Pdt. Rosa Mahulete, S.Si ketika menyampaikan khotbah di Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Jemaat Harapan Indah, Kota Bekasi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu sembari mengutip renungan dari Roma 8: 18-25 tentang masa depan dan pengharapan. Masa depan atau pengharapan kita bisa hancur kalau didasarkan pada keinginan duniawi dan tidak sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. “Kita anak-anak Allah tentu punya pengharapan di dalam hidup. Sering muncul penderitaan atau keluhan kita, karena pengharapan itu belum muncul,” ujarnya.

“Kalau kita ingin merasakan masa depan yang indah dan gemilang, maka berharaplah kepada Tuhan. Tantangan kehidupan tidak bisa kita hindari, tapi kalau kita senantiasa punya pengharapan kepada Tuhan, maka kita akan kuat menghadapinya. Jangan selalu dibelenggu ketakutan atau kekhawatiran di dalam hidup ini, tetaplah berharap kepada Tuhan. Dan kita tidak usah mengeluh atau bersungut-sungut kalau harapan kita belum terwujud. Kita harus sabar menunggu sembari berdoa kepada Tuhan,” terangnya.

Manusia pada dasarnya mengharapkan hidupnya bahagia, tenteram, sejahtera dan semua kebutuhannya terpenuhi. Untuk mewujudkan pengharapan kita itu, tetap setia dan taat kepada Tuhan serta tekunlah berdoa. Biarlah Tuhan yang berperkara di dalam kehidupan kita. “Tetap naikkan ungkapan syukur kepada Tuhan. Nantikan masa depan yang gemilang dengan berharap pada kasih setia Tuhan,” cetus Pdt. Rosa. CT

Berita Terkait