Calon Pemimpin Bangsa Didoakan untuk Menjaga Pancasila dan NKRI

746 dibaca
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didoakan para Hamba Tuhan.

                BERITANARWASTU.COM. Pilkada DKI Jakarta 2017 sudah di depan mata. Sekaitan dengan itulah para Hamba Tuhan pun ikut terpanggil untuk mendoakan masyarakat, bangsa dan negara ini agar rukun, damai dan tenang saat akan menghadapi pesta demokrasi itu. Seperti ditegaskan tokoh lintas gereja, Pdt. DR. Nus Reimas, sebagai Hamba Tuhan ia mesti menyuarakan suara nabiah dan berdoa untuk para pemimpin bangsa dan negara ini. Dan saat ia diminta untuk mendoakan calon-calon kepala daerah, seperti Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang didukung Partai Demokrat, Pdt. Nus Reimas pun menyanggupinya.

                Bertempat di Hotel Oasis Amir kawasan Senen, Jakarta Pusat, sejumlah fungsionaris Partai Demokrat, seperti Jackson Kumaat dan Michael Wattimena ikut hadir dalam acara doa dan dialog tokoh-tokoh gereja bersama AHY itu. Menurut Jackson Kumaat, Hamba Tuhan atau pendeta sangat perlu mendoakan tokoh-tokoh muda atau calon kepala daerah, termasuk mendoakan Pilkada DKI Jakarta 2017 agar berjalan damai, lancar dan demokratis. “Karena doa itu berkuasa, dan kita harus mendoakan negeri ini agar semakin baik dan menghargai kemajemukan,” cetus Pdt. Nus Reimas.

Doa untuk Pilkada DKI Jakarta agar damai dan rukun. 

                Pdt. Nus Reimas menegaskan, doa yang dipanjatkan untuk calon kepala daerah bukan untuk kepentingan pragmatis atau kepentingan sesaat. Namun, imbuhnya, kita mendoakan calom-calon pemimpin bangsa ini agar mereka bisa menjaga keutuhan negeri ini, menjaga NKRI, menjaga Pancasila dan menjaga Bhinneka Tunggal Ika. “Siapapun yang terpilih jadi Gubernur DKI Jakarta harus kita doakan. Saya pun tak hanya mendoakan Ahok, tapi calon lain seperti Agus Yudhoyono pun saya doakan, termasuk yang lain kalau diminta. Kita meminta kepada Tuhan agar tokoh-tokoh ini dibimbing, dan Pilkada DKI Jakarta kita doakan supaya bisa berjalan rukun dan damai,” tegas Pdt. Nus Reimas.

                Berbeda dengan doa untuk AHY, sedangkan DPP PDS (Partai Damai Sejahtera) yang dipimpin Pdt. DR. dr. Ruyandi Hutasoit dan DR. Tilly Kasenda menegaskan dukungan “Partai Salib” itu kepada Ahok-Djarot yang juga pasangan yang ikut berlaga di Pilkada DKI Jakarta. DPP PDS yang sudah dua kali menang dalam kasus konflik PDS itu, mendatangi Rumah Lembang di kawasan Jakarta Pusat untuk menyatakan dukungan kepada Ahok-Djarot. Tilly Kasenda pun meminta warga DKI Jakarta agar berdoa untuk Pilkada DKI Jakarta supaya berjalan damai, aman dan demokratis.

DPP PDS dukung Ahok-Djarot. 

                Jackson Kumaat yang juga Ketua DPD KNPI Sulawesi Utara dan termasuk dalam “20 Tokoh Kristiani 2010 Pilihan NARWASTU” menuturkan, berbeda pilihan di Pilkada DKI Jakarta adalah sesuatu yang wajar. Sehingga para tokoh Kristiani atau pemimpin gereja mesti bersikap bijaksana dalam menyikapi ketatnya pertarungan di Pilkada DKI Jakarta.

               “Kalah atau menang, itu biasa, dan kita harus menjaga persaudaraan. Jangan karena beda pilihan di Pilkada DKI Jakarta, kita jadi rusak hubungan persaudaraan. Toh, seusai Pilkada DKI Jakarta, kan, kita biasa lagi. Jadi kita harus saling menghormati pilihan masing-masing di Pilkada DKI Jakarta,” ujar Jackson Kumaat yang juga mantan aktivis mahasiswa dan pengusaha muda sukses.  KS

Berita Terkait