Dia Datang dengan KesederhanaanNya

350 dibaca
Pnt. Niniek Suryati L. Brent Salurapa.

       BERITANARWASTU.COM. Gema Natal berkumandang  tanda sukacita bagi setiap mereka yang percaya kepada Kristus. Dia yang lahir ke dunia menanggalkan ke-Esa-annya untuk menjadi manusia demi menebus dosa setiap kita. Bagi sebagian orang, kelahiranNya dianggap sebagai dongeng semata. Tapi, ada pula sebagian dari kita justru Natal kini dinilai sebagai perayaan seremonial belaka. Pnt. Niniek Suryati L. Brent Salurapa memberikan pandangannya tentang itu, bahwa Natal harus dimaknai secara dalam, sebab Allah yang menjelma jadi manusia datang untuk menyelamatkan orang yang mau percaya dan menerimaNya sebagai Juruselamat pribadi, sehingga setiap kita memperingati Natal.

              Menurut Pnt. Niniek Suryati, kita sangat bersyukur karena kita sadar bahwa Allah telah melawat manusia yang berdosa. Tuhan Yesus lahir ke dunia dengan cara yang sederhana. Jadi Natal sebenarnya tidak perlu dirayakan lebih wah, mewah daripada merenungkan dan memaknai kelahiranNya. Ia pun memberikan contoh saat Natal dibutuhkan biaya hingga ratusan juta rupiah hanya untuk menyewa gedung, menyediakan makanan dan lain sebagainya. Sedangkan di sisi lain, ada rumah Tuhan yang justru tidak dibuat sebagus itu. “Intinya adalah rayakan Natal dengan benar, sebab Tuhan Yesus datang dengan kesederhanaanNya,” tegasnya.

           KelahiranNya di kandang domba, imbuhnya, menyiratkan akan kesederhanaanNya sebagai pribadi yang rela merendahkan hati. Sudah sepatutnya setiap kita untuk mempersiapkan hati dan jiwa guna menelisik dan merenungkan kedatanganNya kali pertama ke dunia. Namun, justru sekarang malah disibukkan dengan mempersiapkan aksesoris dan atribut luar yang rasanya kurang penting, misalnya, persiapan baju baru, sepatu serta makan-makan yang istimewa “Menjadi tanggung jawab kita bersama tak terkecuali para hamba Tuhan untuk dapat memberikan pengarahan itu. Sehingga setiap orang mengerti dan memahami akan makna kelahiran dan kesederhanaan Kristus, kata istri Litha Brent ini semangat.

            Jika pengelolaan biaya tanpa bisa dipertanggungjawabkan untuk hal-hal yang dianggap mubazir ini tidaklah berfokus pada kesederhanaan. Seyogianya, ujarnya, setiap orang bisa bergandengan tangan untuk menekan biaya yang ada. Contohnya, untuk pengadaan makanan dapat diusahakan dengan cara memasak sendiri perjamuan kasih Tentu juga hal lainnya, seperti tempat acara yang tidak harus di gedung mewah jika menyediakan makan bersama, perlu tata ibadah dibuat yang di dalamnya ada waktu makan bersama (Perjamuan Kasih). Jangan justru setelah selesai baru bagi nasi dos dan dibawa pulang. Dan sampai di rumah nasi dos basi tidak jadi dimakan.  Bahkan, sudah terganggu lambung, karena sudah lama kosong, ini jadi mubazir.

              Bagi ibu empat anak ini, ia pun mengaku, memiliki tradisi dalam merayakan Natal bersama keluarga, yakni makan bersama yang dibuat oleh Ibu sendiri.  Sedangkan malam tahun baru biasanya mengadakan ibadah di rumah bersama keluarga. Biasanya di momen tersebut digunakan untuk mensyukuri atas penyertaan dan kemurahan Tuhan di sepanjang tahun menghitung-hitung berkat Tuhan dalam berbagai aspek hidup (suka, duka, kerumitan-kerumitan dan solusi yang Tuhan berikan).  

            Di samping itu, alumni Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hassanudin (Unhas), Makassar ini, pada saat perayaan Natal juga membuka pintu rumahnya” untuk teman-teman, kerabat-kerabat dan sahabat-sahabatnya sebagai ajang silaturahmi dan toleransi. Dan mereka menghias rumah dengan pernak pernik yang  menegaskan identitasnya sebagai seorang Kristiani. “Saya mau setiap yang datang ke rumah merasakan perbedaannya,” ucap Ketua Departemen Wanita Gereja Kibaid (2012-2017) ini.

     Menurut Pnt. Niniek, Natal perlu dirayakan dan dimaknai dengan kelahiran Kristus ke dunia dengan kesederhanaanNya.  Tidak perlu dengan biaya yang besar, tetapi ibadah yang hikmat, dan jangan lupa menyeimbangkan perayaan Natal dengan Jumat Agung dan Paskah. Sebab perayaan ini satu paket yang tidak bersamaan, tapi harusnya sama. BTY

 

 

Berita Terkait