Diabetes Bisa Dicegah dengan Jambu Biji

1092 dibaca


beritanarwastu.com. Jambu biji tersebar luas di negara-negara tropis hingga ke Asia Selatan, seperti India dan Srilanka, serta Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Tumbuhan jambu biji (Psidium guajawa) adalah tanaman tropis yang berasal dari Brazil. Jambu biji masuk ke Indonesia melalui Thailand. Jambu biji memiliki buah yang berwarna hijau dengan daging buah yang berwarna putih atau merah dan rasanya asam-manis. Buah jambu biji juga banyak mengandung vitamin C.

Permukaan kulit luar pohon jambu biji berwarna coklat dan licin. Apabila kulit kayu jambu biji dikelupas permukaan batang kayunya akan terlihat basah. Bentuk daunnya bercorak bulat telur dengan ukuran yang agak besar. Bunganya kecil-kecil berwarna putih dan muncul dari balik ketiak daun.

Tanaman ini dapat tumbuh subur di daerah dataran rendah sampai pada ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut. Pada umur 2-3 tahun jambu biji sudah mulai berbuah.

Buah jambu biji banyak mengandumg banyak vitamin dan serat, sehingga sangat cocok dikonsumsi untuk menjaga kesehatan. Warna daging jambu biji yang merah menandakan buah itu kaya vitamin A, dan bermanfaat untuk kesehatan mata dan antioksidan. Buah ini cocok dikonsumsi pada siang hari karena buahnya yang segar dan mendinginkan badan. Jambu biji juga dipercaya mampu mengatasi berbagai penyakit. Selain mengandung vitamin C, juga mengandung tannin yang keluar dari kulit batang pohon jambu biji. Daun jambu biji mengandung minyak atsiri, asam ursolat, asam psidiolat, asam kratogolat, asam oleanolat, asam guajaverin, dan vitamin.

Contoh pemakaian, pertama, Diabetes Mellitus. Bahan: satu buah jambu biji setengah masak. Cara membuat, buah jambu biji dibelah menjadi empat bagian dan direbus dengan satu liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan, diminum dua kali sehari, pagi dan sore. Kedua, maag. Bahan: ambil delapan lembar daun jambu biji yang masih segar. Cara membuat, direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan, diminum tiga kali sehari pagi, siang, dan sore.

Ketiga, sakit perut (diare). Bahan: siapkan lima lembar daun jambu biji, satu potong akar, kulit dan batangnya. Cara membuat, direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan, diminum dua kali sehari pagi dan sore. Keempat, masuk angina. Bahan: siapkan 10 lembar daun jambu biji yang masih muda, satu cabai merah, tiga mata nuah asam, satu potong buah kelapa, dan garam secukupnya. Cara membuat, semua bahan tersebut direbus bersama dengan satu liter air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan, diminum dua kali sehari. US

Jenis Makanan yang Mampu Jadi Penghalang Lemak

Sekadar tahu makanan yang berserat sangat membantu kita untuk menurunkan berat badan. Makanan berserat tinggi juga nutrisi, rendah lemak, dan gula. Diet tinggi serat membantu menjaga peningkatan energi sepanjang hari serta membantu untuk membakar lemak. Berikut adalah beberapa saran untuk makan makanan yang menghalangi lemak. Pertama, kekuatan apel ada di kulit yang berisi antioksidan untuk mencegah sel-sel rusak. Kekuatan buah apricot berasal dari kandungan karotenoid. Karotenoid adalah pigmen yang warna kulit dari beberapa buah-buahan dan sayuran.

Pigmen ini membantu melindungi mata dan jantung. Sebuah alpukat mungkin tinggi kalori. Meskipun memiliki lemak, itu adalah lemak asam oleat yang membantu menurunkan trikliserida dan kolesterol. Kedua, makan biji-bijian, seperti gandum, oat, gandum atau bulgur. Oat memiliki serat larut yang penangkap diet kolesterol dari tubuh. Bulgur merupakan sumber serat tinggi dan kaya akan mineral, seperti besi, fosfor dan seng.

Ketiga, menggigit wortel dan melon. Wortel yang tinggi beta-karoten yang mengkonversi menjadi vitamin A dalam tubuh dan menyehatkan mata. Sedangkan melon yang rendah kalori memiliki serat larut yang membantu hal-hal bergerak melalui usus.

Diabetes Bisa Dicegah dengan Jambu Biji

Jambu biji tersebar luas di negara-negara tropis hingga ke Asia Selatan, seperti India dan Srilanka, serta Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Tumbuhan jambu biji (Psidium guajawa) adalah tanaman tropis yang berasal dari Brazil. Jambu biji masuk ke Indonesia melalui Thailand. Jambu biji memiliki buah yang berwarna hijau dengan daging buah yang berwarna putih atau merah dan rasanya asam-manis. Buah jambu biji juga banyak mengandung vitamin C.

Permukaan kulit luar pohon jambu biji berwarna coklat dan licin. Apabila kulit kayu jambu biji dikelupas permukaan batang kayunya akan terlihat basah. Bentuk daunnya bercorak bulat telur dengan ukuran yang agak besar. Bunganya kecil-kecil berwarna putih dan muncul dari balik ketiak daun.

Tanaman ini dapat tumbuh subur di daerah dataran rendah sampai pada ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut. Pada umur 2-3 tahun jambu biji sudah mulai berbuah.

Buah jambu biji banyak mengandumg banyak vitamin dan serat, sehingga sangat cocok dikonsumsi untuk menjaga kesehatan. Warna daging jambu biji yang merah menandakan buah itu kaya vitamin A, dan bermanfaat untuk kesehatan mata dan antioksidan. Buah ini cocok dikonsumsi pada siang hari karena buahnya yang segar dan mendinginkan badan. Jambu biji juga dipercaya mampu mengatasi berbagai penyakit. Selain mengandung vitamin C, juga mengandung tannin yang keluar dari kulit batang pohon jambu biji. Daun jambu biji mengandung minyak atsiri, asam ursolat, asam psidiolat, asam kratogolat, asam oleanolat, asam guajaverin, dan vitamin.

Contoh pemakaian, pertama, Diabetes Mellitus. Bahan: satu buah jambu biji setengah masak. Cara membuat, buah jambu biji dibelah menjadi empat bagian dan direbus dengan satu liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan, diminum dua kali sehari, pagi dan sore. Kedua, maag. Bahan: ambil delapan lembar daun jambu biji yang masih segar. Cara membuat, direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan, diminum tiga kali sehari pagi, siang, dan sore.

Ketiga, sakit perut (diare). Bahan: siapkan lima lembar daun jambu biji, satu potong akar, kulit dan batangnya. Cara membuat, direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan, diminum dua kali sehari pagi dan sore. Keempat, masuk angina. Bahan: siapkan 10 lembar daun jambu biji yang masih muda, satu cabai merah, tiga mata nuah asam, satu potong buah kelapa, dan garam secukupnya. Cara membuat, semua bahan tersebut direbus bersama dengan satu liter air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan, diminum dua kali sehari. US

 

 

Berita Terkait