DR. (HC) Ester Sijabat Ajak Jemaat Doakan Keluarga Korban Tenggelamnya Kapal Sinar Bangun di Danau Toba

272 dibaca
DR. (HC) Ester Sijabat peduli Indonesia.

             Beritanarwastu.com. Perempuan yang dikenal aktif, dinamis, nasionalis dan religius ini kepada Majalah NARWASTU mengatakan, ia sedih ketika mendengar berita tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Sumatera Utara. Ketika itu KM Sinar Bangun berlayar dari pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir, menuju pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sumut. KM Sinar Bangun sesungguhnya hanya berkapasitas 50 orang penumpang, namun pada Senin, 18 Juni 2018 lalu kapal itu memuat penumpang sampai 200-an orang. Padahal saat itu gelombang danau sedang tinggi dan cuaca tidak bersahabat.

            Tak ayal, kapal itu terbalik dan tenggelam pada pukul 17.00 WIB. Dan hanya 14 orang yang dikabarkan selamat dalam tragedi itu. Seperti dilaporkan harian nasional Kompas, ada 200 penumpang yang tenggelam dan hilang atas tragedi itu. Inilah yang kesekian kalinya kapal motor di Danau Toba mengalami tragedi memilukan. Sampai Presiden RI Joko Widodo berbicara tentang tragedi di Danau Toba itu, dan diberitakan media-media internasional.

           Bisa dimaklumi karena kawasan Danau Toba adalah tujuan wisata terkenal di dunia, dan danau terbesar di Asia bahkan danau terdalam di dunia. Dan Danau Toba pun disebut-sebut Monaco of Asia. Berbicara tentang tragedi tersebut, DR. (HC) Ester Sijabat boru Hutagalung yang suaminya juga berasal dari Pulau Samosir mengatakan, sangat berduka mendengar berita memprihatinkan itu.

          "Tentu kita harus berdoa kepada Tuhan agar keluarga korban yang berduka diberikan Tuhan kekuatan dan penghiburan atas tragedi ini. Selain karena kecerobohan awak kapal, juga karena cuaca dan gelombang yang tidak baik pada saat itu," ujar aktivis Gereja HKBP Menteng, Jakarta Pusat, dan Ketua Umum DPP PARKANSA (Partai Kasih Anak Bangsa) yang giat mengadakan doa bagi kedamaian dan keutuhan NKRI itu.

          Ester Sijabat yang akrab disapa kader-kader PARKANSA dengan panggilan Bunda Ester, menuturkan, sekarang bangsa ini mengalami ujian yang luar biasa. Setelah selesai kasus terorisme atau aksi bom bunuh diri yang mengerikan di tiga gereja di Surabaya, kini ada lagi musibah tenggelamnya kapal di perairan Danau Toba. Dan korbannya ratusan orang.

         "Sebagai orang yang mencintai bangsa ini, kita harus terus menyatakan kasih pada anak-anak bangsa ini. Dan PARKANSA terus mengajak semua jemaat di 34 provinsi di Indonesia supaya terus berdoa bagi kedamaian, ketenangan dan kesejahteraan bangsa ini. Bila perlu kita berdoa puasa bagi Indonesia agar negeri ini diberkati Tuhan. Kita juga harus berdoa bagi Pak Jokowi dan para pemimpin bangsa agar terus disertai Tuhan dalam memimpin bangsa yang kita cintai ini. Doa itu komunikasi kita dengan Tuhan. Pasti Tuhan mendengar doa-doa umatNya yang rendah hati. Tuhan Yesus yang maha kasih pasti mendengar doa kita," ujar perempuan tangguh yang sudah punya cucu dan punya dua menantu pengacara muda itu. Dia juga giat dalam paduan suara gerejawi. KS

Berita Terkait