GMDM Siapkan Pemuda-Pemuda Antinarkoba di Pedesaan

1443 dibaca
Pdt. Jefri Tambayong dalam sebuah acara bersama Kepala BNN Komjen Pol. Budi Waseso dan Irjen Pol. Arman Depari.

Beritanarwastu.com. Sebagai sebuah organisasi kemasyarakatan, Gerakan Mencegah Daripada Mengobarti (GMDM) tak pernah berhenti menyatakan perang terhadap bahaya narkoba di negeri ini. Itu sebabnya, Pdt. Jefri Tambayong, S.Th sebagai pimpinan GMDM terus menjalin komunikasi dengan banyak pihak, baik organisasi sosial, gereja, petinggi TNI/Polri, media dan ormas kepemudaan agar bisa bersama-sama di dalam memberantas narkoba. Karena narkoba adalah salah satu bahaya terbesar di negeri ini yang bisa mengancam masa depan generasi muda.
“Selain bahaya terorisme dan korupsi, peredaran narkoba adalah bahaya yang kini mengancam negeri ini. Makanya gereja-gereja pun terus kita dorong agar jangan berhenti menggaungkan betapa bahayanya narkoba sekarang. Bersama BNN (Badan Narkotika Nasional) yang dipimpin Pak Komjen Pol. Budi Waseso kami terus memberikan penyuluhan dan penyadaran soal bahaya narkoba,” ujar pendeta asal GBI (Gereja Bethel Indonesia) yang termasuk dalam “Tokoh Kristiani 2010 dan 2011 Pilihan Majalah NARWASTU” itu.
Pada 18-19 Mei 2016 lalu di Graha Bethel, Jakarta Pusat, GMDM mengadakan Rapimnas GMDM yang diikuti 25 DPD dan 40 kabupaten/kota seluruh provinsi di Indonesia. Rapimnas ini dibuka dan ditutup oleh Ketua Dewan Pendiri GMDM yang juga Deputi Pemberantasan Bahaya Narkoba BNN, Irjen Pol. Arman Depari, dan mantan Direktur Pemberantasan Narkoba Bareskrim Mabes Polri. 
“Kita kini sedang menyiapkan pemuda-pemuda di pedesaan agar terus berjuang untuk pemberantasan narkoba. Kita bersama BNN terus berupaya memberantas bahaya narkoba. Kita ingin bangsa Indonesia BERSINAR (bersih dari narkoba). Keluarga-keluarga Kristen harus terus proaktif untuk memberantas narkoba,” tegas pria berdarah Manado ini. Bagi gereja-gereja yang ingin mendapat penyuluhan soal bahaya narkoba bisa dikontak nomor HP. 082113335051-08161121402. KT

Berita Terkait