Ibadah Bersama Persekutuan Doa (PD) Alumni IISIP Jakarta

424 dibaca
Aktivis dan pengurus Persekutuan Doa (PD) Alumni IISIP (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Jakarta.

Beritanarwastu.com. Jadikan Tuhan sebagai Gembala. Itulah inti firman Tuhan yang disampaikan Pdt. Polo Situmorang dalam ibadah rutin dua bulanan Persekutuan Doa (PD) Alumni IISIP (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Jakarta beberapa waktu lalu. Ibadah bertempat di rumah Johanes Daniel T. Salindeho, Ketua PD Alumni IISIP Jakarta, di daerah Bekasi, Jawa Barat. Pdt. Polo Situmorang, alumni angkatan 1981, menjabarkan Mazmur 23:1-6 dengan gamblang dan sederhana, sehingga mudah dicerna.

           "Setidaknya ada tiga hal krusial yang kita dapatkan jika kita menjadikan Tuhan sebagai Gembala. Pertama, kita mempunya rasa cukup dalam segala keadaan. Kedua, rasa aman. Itu karena Gembala kita adalah Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan yang ketiga, ada rasa surga. Artinya, kebajikan dan kemurahan selalu mengikuti kita. Ada pengampunan dari Tuhan setiap hari," kata Pdt. Polo Situmorang. 

           Pdt. Polo Situmorang yang juga Penasihat PD Alumni IISIP Jakarta juga terus mengingatkan agar alumni, utamanya pengurus alumni yang diketuai Johanes Daniel Salindeho, mengandalkan Tuhan. Soalnya, menurut Pdt. Polo Situmorang, domba-domba sangat membutuhkan Gembala yang tak lain adalah Tuhan Yesus Kristus.  "Penglihatan domba-domba terbatas. Paling jauh sekitar 15 meter. Selebihnya dia tak bisa apa yang ada di depan. Domba tak tahu apakah di depannya ada jurang atau lembah. Itulah kenapa kita membutuhkan seorang Gembala. Dan Gembala yang Baik adalah Tuhan Yesus," kata Pdt. Polo Situmorang. 

          PD Alumni IISIP Jakarta, selain ibadah dua bulanan, juga aktif dalam kegiatan kemanusiaan. Dengan motto: Berbagi kasih terhadap sesama, terlebih saudara seiman, PD Alumni ISSIP Jakarta sebelumnya berbagi kasih dengan puluhan anak-anak Panti Asuhan Mama Sayang di kawasan Jonggol, Jawa Barat, dengan merayakan Natal pada Januari 2018 lalu serta nonton dan makan bereng bersama anak-anak Panti Asuhan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, dalam momen Paskah. 

 

Sembako Kemerdekaan dan Natal Alumni 2018 

           Dalam waktu dekat, dua agenda besar siap dieksekusi. Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2018, PD Alumni IISIP Jakarta akan membagi-bagikan sembilan bahan pokok (sembako) kepada orang-orang yang kurang mampu, yang ada di jalan-jalanan Jakarta dengan rute Pondok Kelapa-Kalimalang- UKI- Pasar Induk-Pasar Rebo (perempatan)-Ranco-Ragunan (perempatan lampu merah)-Cilandak-Fatmawati-Lebak Bulus- Pondok Pinang. 

         Pembagian sembako diketuai alumni angkatan 1988, Theresia Wening Mulatsih. "Ini wujud kasih kami dalam mengisi kemerdekaan tahun ini. Berbagi merupakan aplikasi kasih kekristenan, dan ini tentu tak berhenti sampai di sini. Akan ada aksi berbagi kasih lainnya," kata Theresia Wening Mulatsih sembari menambahkan bahwa ada 100 sampai 150 paket sembako yang akan dibagikan. 

          "Dananya diambil dan kas PD serta sumbangan kasih dari pengurus. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua alumni yang turut men-support dan mendoakan kegiatan ini," kata Theresia Wening Mulatsih. Selain pembagian sembako, PD Alumni IISIP Jakarta juga siap menggelar Natal 2018. Jika tak ada aral melintang, Natal dihelat di Gereja HKBP Poltangan, Jakarta Selatan, pada 29 Desember mulai pukul 17.00 WIB. Jones Saidi Aritonang, Ketua Natal PD Alumni ISSIP Jakarta, mengatakan Natal nanti sekaligus reuni semua angkatan.

           "Kami menargetkan 250 alumni bisa hadir. Dari mulai angkatan tertua, hingga alumni yang baru lulus, kami harapkan bisa hadir pada Natal nanti. Natal kami persiapkan jauh-jauh hari agar apa yang kami gumulkan bisa terwujud," ujar Jones Saidi Aritonang, alumni angkatan 1986.  "Puji Tuhan, sejauh ini kami sudah mendapatkan tempat yakni di Gereja HKBP Poltangan dan kesediaan pembicara untuk menyampaikan firman," kata Jones Saidi Aritonang. Pembicara Natal adalah Pdt. Lucas Kacaribu, S.Sos, S.H., M.H., M.M., M.Pdk alumni angkatan 1994. 

"Harapan kami jelas, Natal nanti menjadi berkat bagi semua alumni dan keluarga. Juga untuk kita saling berbagi cerita dan kesaksian setelah sekian lama tak berjumpa," pungkas Jones Saidi Aritonang. BS

Berita Terkait