Partai Gerindra:
Ingin Terus Jadi Partai yang Tulus dan Prorakyat

1235 dibaca
Letjen TNI (Purn.) H. Prabowo Soebianto (tengah) tampak didampingi DR. (HC) Hashim S. Djojohadikusumo (Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra dan Ketua Dewan Pembina KIRA) dan U.T. Murphy Hutagalung, MBA (Ketua Umum KIRA dan salah satu Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra), dan salah satu Ketua PP KIRA, Arion M. Hutagalung, S.H., M.A.

Beritanarwastu.com. Perayaan Natal dan Tahun Baru 2016 rupanya masih dirasakan oleh umat Kristiani di Indonesia, tak terkecuali oleh kader-kader Partai Gerindra yang tergabung di KIRA (Kristen Indonesia Raya). Partai yang merupakan parpol terbesar ketiga di Tanah Air, dan memiliki salah satu organisasi sayap, yakni KIRA itu, pada Rabu, 3 Februari 2016 lalu, menggelar perayaan Natal dan Tahun Baru 2016 di Gelanggang Remaja Jakarta Timur.

Tema Natal yang diangkat oleh partai pimpinan Letjen TNI (Purn.) H. Prabowo Soebianto ini, “Akulah Jalan dan Kebenaran dan Hidup” (Yohanes 14:6a). Selain dihadiri oleh kalangan internal Gerindra, seperti Dewan Pembina, Dewan Penasihat, Dewan Pakar, Dewan Pimpinan Pusat (DPP), anggota DPR-RI, organisasi sayap dan simpatisan, juga ada hadir sejumlah gembala sidang dan majelis dari berbagai denominasi gereja serta umat Kristiani dari wilayah Jabodetabek.

Dalam khotbah yang disampaikan oleh Pdt. Ruffy A. Waney M.Th yang diambil dari Filipi 2:13, Partai Gerindra harus bisa menjadi salah satu partai yang bercahaya, seperti bintang bagi dunia. Karena itu, menurut mantan Ketua Sinode GPIB itu, kader-kader Partai Gerindra jangan suka bersungut-sungut dan berbantah-bantah agar tidak bercela dan tidak bengkok hatinya. Untuk itu dibutuhkan tiga faktor, yaitu semangat, efisiensi dan pengaruh positif.

Senada dengan itu, DR. (HC) Hashim S. Djojohadikusumo selaku Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra dan Ketua Dewan Pembina KIRA mengatakan, dibutuhkan orang-orang yang memiliki karakter teruji, baik dan jujur untuk terjun berpolitik. Dan dari 73 kader yang ada di Gerindra sebagai anggota DPR-RI, ada 12 orang Kristiani. Ia menambahkan, Partai Gerindra menolak revisi UU KPK dan tidak mendukung upaya-upaya yang melemahkan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

 Sedangkan Ketua Umum KIRA dan salah satu Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, U.T. Murphy Hutagalung, MBA, mengucapkan terima kasih kepada para undangan yang hadir. Gerindra, katanya, akan terus mendukung kadernya sendiri untuk kelak menjadi pemimpin bangsa di negeri ini. Acara ini, katanya, bukan hanya sebuah acara Natal, tetapi juga perayaan syukur di Tahun Baru 2016, karena kebaikan Tuhan.

Murphy juga bersyukur, karena Gerindra kini bisa menjadi partai kedua di tingkat kabupaten karena berkat Tuhan. “Kalau bukan karena kekuatan Tuhan, kita tidak mungkin menjadi seperti ini. Kita akan mengantar orang pertama yang akan memimpin negeri ini dengan sayap KIRA. KIRA ada di setiap provinsi di Indonesia, dan sangat eksis. Untuk itu kami berharap agar dapat tetap kompak memperjuangkan apapun yang sedang kita perjuangkan, sehingga membawa NKRI yang lebih kuat,” ujar Murphy Hutagalung, pengusaha nasionalis, tangguh dan Presiden Direktur Arion Group itu.

 Di pengujung acara Natal ini, Ketua Dewan Pembina dan juga Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Soebianto menyatakan, Partai Gerindra didirikan dengan ikhlas dan maksud yang baik. Sebagai partai terbesar ketiga di negeri ini, dan dengan dukungan mayoritas dari penduduk Indonesia, mantan Komandan Danjen Kopassus ini merasa prihatin atas apa yang masih terjadi di Indonesia, yakni kemiskinan dan ketidakadilan.

Sebab itu, tokoh nasional dan mantan Capres RI di Pilpres 2014 ini berharap agar partai yang dipimpinnya bisa terus menjadi partai yang jujur. Dan, tegasnya lagi, bukan menjadi partai yang mencuri hak rakyat dan jangan kaya di atas penderitaan rakyat. Sambutan dari Prabowo yang juga mantan Pangkostrad itu terlihat berapi-api. Ibarat sebuah seruan atau maklumat bagi para kader, simpatisan Gerindra dan bagi masyarakat Indonesia agar sadar dengan kondisi negeri ini yang perlu dibangun agar lebih baik dan benar.

Prabowo yang dikenal berperan penting dalam menyukseskan Jokowi-Ahok di Pilkada DKI Jakarta (2012) sepertinya ingin menegaskan sikap dan warna berpolitik partai berlambang burung garuda itu yang tetap ingin berpihak untuk kepentingan rakyat. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan puji-pujian dari sejumlah paduan suara dan pembagian door prizeBTY

Berita Terkait