IPTAA akan Hadirkan Ziarah yang Nyaman dan Bertanggungjawab Bagi Publik

33 dibaca
Suasana diskusi bersama pengurus IPTAA di Jakarta.

        Beritanarwastu.com. Meningkatnya jumlah wisatawan asing dan domestik dengan destinasi wisata di Indonesia yang potensial membuat banyak pengusaha travel berupaya untuk terus meningkatkan mutu dan layanan mereka. Kendati demikian, para pelaku di bisnis ini pun menaruh perhatian kepada destinasi untuk wisata rohani. Untuk melancarkan visi dan misinya, maka dibentuklah Indonesia Pilgrimage Travel Agencies Association (IPTAA). Asosiasi Agen Perjalanan Ziarah Rohani Indonesia ialah asosiasi wirausaha independen bersifat nonpartisan, nirlaba dan merupakan wadah dari para pengusaha penyelenggara kegiatan ziarah rohani Kristiani, baik dalam dan luar negeri.

      Visinya adalah wadah bagi penyelenggara wisata ziarah rohani Kristiani yang profesional, bertanggung jawab, bermoral, melayani pelanggan dengan sungguh-sungguh sesuai dengan nilai Kristiani serta dapat memajukan semua anggotanya. Sedangkan salah satu misinya, membina dan mengayomi untuk dapat memajukan para penyelenggara perjalanan ziarah wisata rohani Kristiani.

        IPTAA yang berdiri pada 2018 lalu itu, menggelar konferensi pers di Hotel Luminor Jakarta, pada Jumat 1 Maret 2019 lalu. Acara tersebut selain untuk memperkenal diri kepada publik juga nantinya bisa bekerjasama dengan media serta institusi lain. Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si (Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI) yang hadir pada kesempatan itu menyambut gembira adanya IPTAA. ”Adanya IPTAA yang menyelenggarakan ziarah rohani dapat membantu iman percaya kita, sebab ziarah merupakan sebuah proses liturgi untuk memahami keimanan kita,” kata Thomas Pentury di hadapan pengurus IPTAA dan media.

       Asosiasi yang beranggotan 33 pelaku bisnis tersebut juga punya kegiatan sosial lainnya, yakni membantu para korban bencana Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Menurut Maurizio Arifin Koeswara sebagai Ketua IPTAA 2018-2021, IPTAA dapat berperan aktif dalam pengembangan wisata rohani Kristiani baik dalam lingkup nasional maupun internasional. Dalam kesempatan tersebut juga digelar diskusi dengan para awak media. Duduk dalam kepengurusan IPTAA 2018-2021 itu selain Maurizio A.K. sebagai Ketua IPTAA, Agnes Surya (Sekjen), Maria Goretti S., Clarisa (Bendahara), Tintin Irawaty dan Lie Kie Sin (Media dan Humas), Franciscus Asmi (Kode Etik), Michael A. Tombokan dan Aldo R.K. (Organisasi), Hermawan Sulistyo dan Michael R.K. (Sponsor dan Dana), Ignatius Galih A., S.H., M.Kn (Legal Advisor) serta Jonki Ananta K. dan Lim Mulyadi (Penasihat). BTY

Berita Terkait