LBH Gunung Hermon Hadir Membantu Insan yang Kurang Mampu

642 dibaca
Monang Dixon Gultom, S.H., M.H. (kedua dari kanan), dan M. Harianja, MBA (kedua dari kiri), dan Pdt. Lusiana Harianja Pella boru Sihotang, M.Th (tengah).

                BERITANARWASTU.COM. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gunung Hermon, baru-baru ini dibentuk M. Harianja, MBA, Monang Dixon Gultom, S.H., M.H. dan Pdt. Lusiana Harianja Pella boru Sihotang, M.Th setelah mencermati dan merefleksikan kondisi hukum di negeri ini yang perlu perhatian serius. Pasalnya, banyak orang kini membutuhkan pelayanan hukum, namun tidak semua orang bisa mendapat pelayanan hukum yang memadai, lantaran keterbatasan dana (ekonomi). Karena itu, kata pengacara muda, Monang Gultom, LBH Gunung Hermon ini didirikan sebagai bentuk pelayanan kasih bagi yang kurang mampu.

             “Gunung Hermon itu artinya sumber berkat atau gunung Tuhan. Dan LBH Gunung Hermon ini kita harapkan jadi berkat bagi banyak orang,” pungkas Monang Gultom. Dalam hidup ini, kata Monang, kita sebagai orang Kristen harus juga berbuat sesuatu yang bisa memuliakan nama Tuhan, misalnya, membantu sesama yang kurang mampu. “Sekarang ada banyak orang yang diperlakukan tidak adil atau tidak mendapat perlakuan yang pantas di dalam hukum. Nah, mereka perlu kita perhatikan. Ajaran Yesus Kristus adalah agar kita mencintai sesama, dan kita harus berani untuk mengasihi yang kurang mampu itu. Dan pelayanan di bidang hukum itu penting,” cetus Monang yang merupakan suami tercinta Helentina boru Napitupulu.

             Monang Gultom yang merupakan lulusan S2 dari Fakultas Hukum UKI, Jakarta, dikenal pengacara yang peduli pada persoalan buruh dan orang-orang kecil. Anggota PERADI Kota Bekasi dan Ketua Komisariat pengurus KSBI ini pun dipercaya sebagai Ketua LBH Laskar Merah Putih, Kota Bekasi, Jawa Barat. Pria kelahiran Sumatera Utara, 27 Februari 1974 ini dikenal pula pengacara cerdas dan dinamis. Anggota jemaat Gereja Pentakosta ini sekarang dipercaya sebagai Ketua di keluarga besar Punguan Parsahutaon Imanuel Harapan Indah, Kota Bekasi. Sebuah kumpulan orang Batak yang aktif di dalam acara sosial, adat dan kerohanian. KT

Berita Terkait