Masyarakat Toraja di DKI Jakarta Dukung Badja

672 dibaca
Ir. Edward Tanari, M.Si (Koordinator Tim Komunitas Masyarakat Toraja DKI untuk Badja/PDIP) bersama Sekjen PDIP, Hasto Kristianto (kanan).

Beritanarwastu.com.  Pilkada DKI Jakarta putaran kedua pada 19 April 2017 memang menarik dicermati. Perebutan kursi “DKI 1” ini cukup menyedot perhatian banyak orang, termasuk dari komunitas masyarakat Toraja yang ada di DKI Jakarta. Sebagai bentuk dukungan untuk pasangan Basuki (Ahok)-Djarot (Badja), komunitas yang beranggotakan 15.000 orang anggota itu mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan Badja di rumah makan Ny. Suharti, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta, pada Sabtu, 15 April 2017 lalu.

              Pernyataan dukungan yang ditandai dengan penandatanganan deklarasi oleh tokoh masyarakat Toraja, Ir. Edward Tanari, M.Si (Koordinator Tim Komunitas Masyarakat Toraja DKI untuk Badja/PDIP) dan segenap pengurus yang diserahkan langsung kepada Sekjen PDIP, Hasto Kristianto mewakili pasangan Badja yang saat itu berhalangan hadir. “Ini merupakan energi positif untuk pasangan Badja di sisa waktu yang ada. Terima kasih untuk dukungannya. Pasangan Badja yang memiliki gagasan untuk Jakarta yang antikorupsi dan untuk keadilan, seperti sudah bisa dilihat bukti kerja Pak Ahok dan Pak Djarot, kiranya dapat kembali memimpin Jakarta,” kata Hasto yang langsung disambut tepuk tangan dari para hadirin lebih dari 200 orang.

  

Sekjen PDIP, Hasto Kristianto. 

 

Dukungan yang diberikan oleh Komunitas Masyarakat Toraja yang ada di ibukota negara ini merupakan saksi mata yang melihat kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. Di sela-sela pendeklarasian acara itu, Edward Tanari yang juga mantan Ketua Umum PP GMKI dan mantan Sekjen DPP Parkindo sekaligus kader PDIP mengatakan, sebenarnya dukungan mereka kepada Ahok-Djarot sudah ada sejak putaran pertama.

Jadi, kata Sekjen Perkumpulan Senior GMKI ini, kalau boleh mengklaim 99,9 persen masyarakat Toraja yang ada di DKI Jakarta mendukung pasangan Badja. “Nah, ini putaran kedua hanya memberikan spirit kepada teman-teman karena banyak melihat, katakanlah intimidasi dan lain sebagainya. Di sini teman-teman meminta untuk  saling berkumpul dan menguatkan. Karena yang hadir di sini bukan hanya yang di DKI Jakarta, tapi dari berbagai kota di Tanah Air yang diinisiasi oleh PDIP. Dan mereka itu kebetulan suku Toraja datang, ada dari daerah Jakarta Timur, Selatan, Pusat, Barat dan Utara,” ujar mantan Caleg DPR-RI yang dulu dikenal vokal saat masa penguasa Orde Baru itu.

 Dari dukungan tersebut. Kata Edward Tanari, diharapkan akan menambah semangat dan kekuatan bagi pasangan Badja. Agar Badja bisa kembali memimpin Jakarta, seperti harapan para pendukung yang datang. Mereka bukan karena haus kekuasaan, melainkan, katanya, karena kinerja pasangan calon nomor dua tersebut sudah terbukti melalui infrastruktur dan ruang terbuka hijau yang diperuntukkan bagi masyarakat DKI Jakarta. BTY

Berita Terkait