Kelompok Doa GKPS Cikoko Jakarta
Membahas Cara Berdoa yang Benar

687 dibaca
Suasana acara bersama Kelompok Doa GKPS Resort Cikoko Jakarta.

Beritanarwastu.com. Doa merupakan nafas hidup orang percaya. Doa juga berarti berbincang-bincang dengan Allah di surga. Semua orang diberi kemampuan untuk berdoa. Akan tetapi, tidak semua orang mau berlutut menghadap tahta Allah. Dan Kelompok  Doa GKPS Resort Cikoko memilih untuk diam di kaki Bapa, mendengarkan suaraNya.

Usianya tak lagi muda. Namun, semangat untuk melantunkan puji-pujian kepada Yang Maha Kuasa menggema memenuhi ruang serbaguna Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Resort Cikoko, Jakarta Selatan, pada Rabu, 19 Agustus 2015 lalu. Para jemaat yang terdiri dari kaum ibu dan bapak itu tergabung dalam Kelompok Doa GKPS Resort Cikoko Jakarta.

Setelah lagu pujian Mandoding Haleluya dilantunkan, dilanjutkan dengan pembacaan Firman Allah yang disampaikan oleh penginjil GKPS, Nurmidah Saragih, yang terambil dari Injil Lukas 18:1-8 mengenai kebiasaan berdoa. Dikatakan bahwa orang beriman pasti berdoa, tapi orang berdoa belum tentu beriman. Terkadang memulai untuk berdoa kerap mengalami kendala yang biasanya merupakan bagian dari pekerjaan iblis dengan bermacam rupa, contohnya rasa malas untuk berdoa, mengandalkan kekuatan sendiri seolah-olah mampu, atau enggan berharap kepada Sang Penulis Hidup. Padahal, doa memiliki kuasa atau kekuatan yang sangat dahsyat.

Mengenai kebiasaan berdoa nampaknya pada hari itu merupakan salah satu topik utama dalam rangka pembinaan Kelompok Doa GKPS Resort Cikoko Jakarta. Didampingi tiga Hamba Tuhan dari GKPS, yakni Pdt. Dr. Edison Munthe, Pdt. Waldemar Saragih dan Pdt. Ruslan Munthe. Dalam sesi pertama Pdt. Ruslan Munthe mengemukakan mengenai pengertian doa. Bahwa doa menjadi bagian yang esensial dalam kehidupan manusia beragama, ia akan berdoa untuk melakukan segala sesuatu agar memperoleh selamat, kenyamanan, dan sejahtera.

“Karena itu, berdoa perlu diajarkan kepada seluruh orang Kristen agar Firman Allah digenapi dan nama Tuhan Allah dihormati,”  jelas Pdt. Ruslan Munthe lantang. Dalam berdoa pun ada caranya, di samping didahulukan dengan pujian kepada Allah (Mazmur 95:6), pengakuan dosa (Mazmur 32:5), pengucapan syukur kepada Allah atas berkat dan pertolonganNya (Filipi 4:6), dan permintaan permohonan (1 Timotius 2:1). Pdt. Waldemar Saragih menjelaskan, melalui pemahaman teologis, yaitu saat berdoa hendaknya jangan bertele-tele dan bukan hafalan.

Menurutnya, doa itu bicara tentang keagungan Allah, kekudusan Allah dan kehendak Allah. Dengan demikan, maka sangatlah penting mempersiapkan diri untuk berdoa, yaitu menentukan waktu yang tepat, menurut pribadi pendoa, apakah pagi atau malam hari, tentukan tempat yang tenang dan nyaman, tenangkan roh si pendoa, setelah memasuki relung hati yang tenang mulailah berdoa dengan terlebih dahulu menyapa Allah Bapa dengan penuh kehormatan dan sukacita.

Sedangkan Pdt. Edison Munthe yang mantan Ephorus GKPS dalam sesi akhir menerangkan, perihal berdoa yang diambil dari Roma 1:16 dan Matius 6:25. Bahwa berdoa berdasarkan firman sebagai kekuatan Allah yang dahsyat untuk melayani. Dalam hal itu tindakan dan karakter kita harus sesuai dengan yang Tuhan ajarkan sebagai kesaksian yang hidup bagi orang di sekitarnya.

Pembinaan Kelompok Doa GKPS Resort Cikoko itu menuai antusias dari para anggotanya, tidak terkecuali bagi St. Ny. L.J. Purba atau akrab dipanggil Ibu Bertha Saragih. Di sela-sela acara tersebut, perempuan gigih dan produktif menulis yang juga mantan anggota DPR-RI dan salah satu Penasihat Majalah NARWASTU ini menyambut baik adanya acara pembekalan tersebut guna mendapatkan pencerahan dan pengetahuan bagaimana sebetulnya cara berdoa dengan benar serta manfaatnya bagi warga gereja.

Senada dengannya, Ketua Kelompok Doa GKPS Resort Cikoko Jakarta, Radin Saragih mengemukakan, bahwa dengan adanya kegiatan tersebut para jemaat, khususnya para anggota kelompok doa GKPS Resort Cikoko Jakarta semakin termotivasi untuk hidup di dalam doa, yang adalah nafas kehidupan orang Kristen.

Sekadar tahu, Kelompok Doa GKPS Resort Cikoko Jakarta yang meliputi daerah Klender, Cijantung, Pamulang, Kebayoran dan Cikoko itu telah berdiri sejak 13 tahun lalu. Selain rutin menggelar ibadah juga melakukan kegiatan rohani lainnya. Seperti doa yang menjadi kebiasaan yang baik dan mendarah daging bagi gereja Kristen, kebiasaan berdoa yang baik akan terus bertumbuh, berbuah dan berkembang bagi Kelompok Doa GKPS Resort Cikoko Jakarta, sehingga memberikan kegembiraan dan kesukaan bagi seluruh keluarga dan gereja. BTY

Berita Terkait