Mukjizat Tuhan Tetap ada Hingga Sekarang

1084 dibaca


beritanarwastu.com. Setiap pergumulan hidup kita mesti disampaikan kepada Tuhan Yesus. Ketika kita datang kepada Tuhan Yesus, seperti Maria yang datang kepada Yesus saat terjadi kekurangan anggur dalam sebuah acara pernikahan di Kana, maka terjadi mukjizat, air menjadi anggur. Saat itu anggur kurang, dan dengan kuasa Yesus air berubah menjadi anggur. Demikian disampaikan Pdt. Ny. E.R. Longkeng, S.Th, dari Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Harapan Kasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, saat menyampaikan renungan di GPIB Jemaat Harapan Indah, Kota Bekasi.

Menurut Pdt. Longkeng, dalam menjalani Tahun Baru 2010 ini hati kita mesti terfokus pada Yesus. Lakukanlah apa perintah Yesus, dan jangan ragu-ragu atau bimbang dengan bisikan roh duniawi. “Di saat kita berhadapan dengan kesulitan hidup atau penderitaan, Tuhan Yesus bisa memulihkan kehidupan kita,” ujarnya. “Seperti Maria yang taat pada perintah Yesus, juga pelayan-pelayan yang mengisi tempayan, sehingga karena ketaatan tersebut terjadi mujizat, air menjadi anggur. Hati kita pun mesti sabar menanti jawaban dari Tuhan. Dan lakukan juga hal-hal yang baik untuk hormat dan kemuliaan Tuhan,” tukasnya.

Bagi orang yang beriman, kata Pdt. Longkeng, mukjizat itu bukan sesuatu yang aneh. Sehingga mukjizat itu sering terjadi dalam hidup mereka. “Berkat Tuhan pun mesti bisa kita rasakan asal setia, taat dan berpengharapan kepada Tuhan. Ketika Tuhan hadir dalam persekutuan dan hidup kita, maka berkat itu pun sebenarnya sudah hadir dalam hidup kita. Tuhan itu berkuasa dalam hidup kita dalam situasi apapun, sehingga kita harus selalu giat bekerja dan berdoa pada Dia,” paparnya.

Katanya lagi, mukjizat bisa terjadi dalam hidup kita, jika pertama, kita selalu datang kepada Tuhan dan taat pada perintahNya. Kedua, percaya penuh kepada Tuhan, dan jangan bimbang atas kuasa roh-roh duniawi. Ketiga, ada tindakan atau peran aktif dari kita, sehingga terjadi mukjizat. “Ada bagian yang kita lakukan, dan ada bagian dari Tuhan. Hanya orang-orang yang berpengharapan dan beriman yang akan merasakan mukjizat dari Tuhan,” terangnya. MN   

Berita Terkait