Muliakan Tuhan Maka ada Kuasa Kita Rasakan

777 dibaca


Beritanarwastu.com. Malaikat-malaikat Tuhan, seperti Serafim selalu memuliakan Tuhan yang duduk di tahta kemuliaanNya. Lalu, apakah kita di dunia ini sudah memuliakan namaNya. Entah kita di rumah, di masyarakat dan tempat kerja, seharusnya kita memuliakan Tuhan. Meskipun kita sakit atau sehat Tuhan harus terus dimuliakan. Apakah kita sempurna atau tidak, nama Tuhan harus selalu dimuliakan.

Kalau kita memuliakan Tuhan di dalam segenap kehidupan ini, maka dunia ini akan penuh kemuliaan Tuhan. Demikian diungkapkan Pdt. A. Ferdinandus, M.Th dari penerbit Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) saat menyampaikan khotbah di GPIB Jemaat Harapan Indah, Kota Bekasi, Jawa Barat, baru-baru ini.

Sembari mengutip ayat bacaan dari Yesaya 6:1-8, Pdt. Ferdinandus mengatakan, ketika kita memuji atau bernyanyi memuliakan Tuhan, maka ada kuasa yang kita rasakan. Yang sakit bisa sembuh ketika ada puji-pujian kepada Tuhan. “Dalam pujian yang tulus Allah selalu hadir,” ujarnya. Dalam kehidupan sehari-hari, katanya, banyak orang selalu ingin dekat dengan orang yang punya jabatan dan kaya, dengan harapan agar dia bisa mendapat sesuatu dari yang punya jabatan dan kaya itu. “Bahkan, ada banyak orang kalau melihat presiden selalu ingin menyalamnya,” tukasnya.

Terlebih kepada Tuhan, kata Pdt. Ferdinandus, kita harus dekat. “Tuhan kita adalah Tuhan semesta alam. Jadi kita harus memuji Dia agar Tuhan semakin dimuliakan. Jangan sembah kekuatan yang ada di dalam dunia ini. “Kita memiliki bibir atau mulut, itu mesti dipakai untuk memuliakan Tuhan. Bibir kita harus menyampaikan janji dan kebenaran Tuhan. Ketika rumah tangga kita penuh dengan puji-pujian yang tulus, di situ Tuhan hadir untuk menolong kita,” paparnya. NU    

Berita Terkait