PDS Pimpinan Tilly Kasenda Menang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

2459 dibaca
Partai Damai Sejahtera.

Beritanarwastu.com. Pada Senin, 21 Maret 2016 lalu, pengurus PDS (Partai Damai Sejahtera) hasil Munaslub 2015, Rustika Sianturi, S.H. mengirimkan SMS (pesan pendek) ke Majalah NARWASTU yang menyatakan, PDS yang dipimpin DR. Tilly Kasenda sudah dinyatakan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menang melawan PDS hasil Munas 2015 pimpinan Dr. M.L. Denny Tewu, S.E., M.M. Kemudian Tilly Kasenda yang merupakan Ketua Umum DPP PDS hasil Munaslub 2015 juga menyampaikan  pesan yang sama ke majalah ini yang menyebut bahwa mereka menang di ranah hukum.

    Kepada NARWASTU, Ketua Umum DPP PDS hasil Munaslub 2015, Tilly Kasenda sebelumnya telah mengatakan, “Tuhan itu tidak tidur. Dia pasti membela yang benar. Itulah doa saya, agar Tuhan menyatakan damai sejahtera di PDS.” Ketua Dewan Pembina DPP PDS hasil Munaslub 2015, Pdt. Dr. Ruyandi Hutasoit pun pernah menegaskan, “Saya berdoa agar Tuhan memberkati PDS dan Roh Kudus turun, sehingga partai ini bisa eksis lagi di Pemilu 2019.”

T.P. Jose Silitonga, S.H., M.A., M.Pd.K yang juga salah satu Ketua DPP PDS di kubu Tilly Kasenda pernah pula menegaskan, “Segala perbuatan melawan hukum dan yang melecehkan aturan main di PDS harus dilawan. Kebenaran harus dibela,” pungkas pengacara senior yang dikenal vokal dan Penasihat di LBH Pers Indonesia itu.  Sekadar tahu, saat berlangsung sidang ke-6 soal kisruh “Partai salib” ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu, di persidangan yang dipimpin hakim Ganjar Pasaribu, S.H. itu, pengacara dari kubu Denny Tewu, Astro P. Girsang, S.H., menyatakan, kepengurusan Denny Tewu dan Sahat Sinaga masih definitif sampai Munas Februari 2015. Dan itu diperkuat melalui surat Kementerian Hukum dan HAM yang masih sah, sehingga bisa menggelar munas. 

Dan Tilly Kasenda yang kini duduk sebagai Ketua Umum DPP PDS menggantikan Denny Tewu, adalah hasil dari Munaslub PDS yang digelar pada akhir Januari 2015 lalu di Jakarta. Menyoal Tilly Kasenda yang duduk sebagai Ketua Umum PDS, menurut Astro, pihak Denny Tewu yang dianggap sah karena Munas 2015 dihadiri 2/3 pengurus DPW dan hasil munasnya legal dan benar. Jadi, katanya, tidak ada munaslub.

Hanya saja, keputusan  hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sudah menyatakan kubu Tilly Kasenda cs yang menang. Mengomentari keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ini, pakar hukum dan advokat senior, Prof. Dr. Marten Napang, S.H., M.H. yang juga mantan Ketua DPP PIKI mengatakan, mudah-mudahan petinggi  PDS bisa berdamai, dan tidak berlanjut hingga ke Mahkamah Agung (MA) RI, seperti yang dialami Partai Golkar dan PPP yang berlarut-larut.

Aktivis HAM dan advokat yang pernah menjadi salah satu Ketua DPP PDS di era Ruyandi, Aldentua Siringoringo, S.H., M.H. kepada NARWASTU pernah pula menerangkan, ada pihak tertentu yang ingin partai Kristen tak ikut di pemilu, karena mereka takut suaranya tergerus. “Parpol Kristen mesti ‘dihabisi’, karena mereka takut kehilangan suara di dapilnya. Iya, kita tahulah siapa yang ketakutan kalau parpol Kristen eksis di negeri ini,” ujar Aldentua yang juga mantan Caleg DPR-RI dari Partai NasDem. Semoga kedua kubu di PDS ini mendapat solusi terbaik dan bisa berdamai, sehingga kasusnya segera selesai agar partai Kristen bisa kembali eksis di Pemilu 2019 mendatang. TS

Berita Terkait