Pdt. Gunawan Iskandar, MBA Suami Istri Harus Cerdas dalam Berkomunikasi

935 dibaca
Pdt. Gunawan Iskandar, MBA.

Beritanarwastu.com. Pendeta di Gereja Kristen Perjanjian Baru (GKPB) Masa Depan Cerah (MDC) Singapura, Pdt. Gunawan Iskandar, MBA  mengatakan, dalam hubungan suami istri di sebuah keluarga ada dikenal dua macam bentuk komunikasi. Pertama, verbal yang bisa didengar dan dimengerti. Kedua, nonverbal, seperti bahasa tubuh dan raut wajah, dan perlu perasaan untuk memahaminya. Agar komunikasi suami istri berjalan baik dan harmonis, katanya, yang perlu diperhatikan adalah perbaiki hubungan pribadi dengan Tuhan.

                Kalau hubungan atau komunikasi kita dengan Tuhan baik, imbuhnya, maka komunikasi kita dengan sesama pun akan baik. “Karena Tuhan itu sumber kedamaian, dan Dia memberi jalan keluar ketika kita berhadapan dengan sebuah masalah berat. Kalau kita bisa berkomunikasi dengan keluarga, termasuk istri dengan baik dan tulus, maka akan muncul cinta, dan tak ada kecurigaan. Sehingga orang Kristen harus tekun berdoa dan beribadah, dan pahami sifat atau karakter suami atau istri agar komunikasi berjalan baik,” tukasnya.

 

  

  Tim PERWAMKI tampak bersama Pdt. Gunawan Iskandar dan salah satu Penasihat PERWAMKI Andi Solaiman.

 

Suami atau istri harus cerdas berkomunikasi. “Suami istri pun harus bisa mengendalikan diri, dan bisa mengampuni. Dan suami istri harus saling setia dan jangan berhitung atas apa yang dilakukannya,” katanya dalam ibadah dan sharing bersama sejumlah keluarga serta suami istri yang diikuti Tim PERWAMKI di sebuah lokasi di Singapura pada medio November 2016 lalu. Menurut Pdt. Gunawan Iskandar, ada orang yang bercerai, padahal sudah berusia tua, karena mereka tak matang berkomunikasi dan tidak dekat kepada Tuhan.

                Orang Kristen itu, ujarnya, tidak bisa bercerai atau berzinah. “Kedewasaan sebuah pernikahan bisa dilihat dari kesetiaan pasangan. Sebab itu, agar sebuah rumah tangga bahagia dan bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang, kita harus dekat kepada Tuhan. Ikatkanlah kasih sebagai perekat hubungan suami istri. Yang mempersatukan suami istri adalah kasih. Tuhan identik dengan kasih. Kalau seseorang tak punya kasih berarti dia tak kenal Tuhan,” paparnya dalam acara yang pembinanya adalah Andi Solaiman yang juga salah satu Penasihat PERWAMKI. KS

Berita Terkait