PERWAMKI Menyoal Masa Depan Media Cetak agar Jangan Rontok

519 dibaca
Ketua PERWAMKI, Yusak Tanasyah, M.Th.

beritanarwastu.com. PERWAMKI (Perkumpulan Wartawan Media Kristiani Indonesia) pada November 2016 mendatang akan mengadakan Mubes V atau pergantian pengurus di negeri tetangga Singapura. PERWAMKI yang kini dipimpin Yusak Tanasyah, M.Th dan Dian Kristin pun sudah menyiapkan sejumlah agenda untuk acara mubes yang akan diikuti para anggota yang berasal dari berbagai media Kristiani itu. Dan kepanitiaan dipercayakan kepada dua jurnalis progresif, yakni mantan Ketua PERWAMKI, Robi Repi, S.H., M.Th (Majalah Suara Injili/ketua) dan Markus Saragih, S.Sos (Majalah Berita Oikoumene/sekretaris).

                Sekaitan dengan itu, untuk pra-mubes, PERWAMKI akan menggelar sejumlah kegiatan, seperti diskusi (seminar) yang melibatkan penasihat. Seperti baru-baru ini, pengurus PERWAMKI, seperti Yusak, Robi Repi, Markus Saragih, Denny Zakhirsah dan Celestino Reda sudah berdiskusi dengan salah satu Penasihat PERWAMKI yang dikenal pengacara/advokat senior, Said Damanik, S.H., M.H. Dalam pembicaraan dengan mantan aktivis KNPI dan FKPPI serta Sekretaris Dewan Kehormatan DPN PERADI itu disepakati untuk mengadakan sebuah diskusi yang menghadirkan narasumber praktisi media untuk membahas tentang banyaknya kini media cetak yang rontok alias tak terbit lagi, termasuk ada sejumlah media Kristen.

                Bahkan, ada media Kristen yang selama ini merasa dirinya “nomor satu” di panggung media Kristen, sudah tak terbit lagi dalam terbitan cetak. Untuk menyikapi hal itu, Yusak Tanasyah yang juga Pemimpin Redaksi beritabaik.com menerangkan, pembicara dalam diskusi itu nantinya, Penasihat PERWAMKI, Said Damanik yang giat mencermati perkembangan media, dan tokoh pers nasional dari sebuah media ternama. “Lewat diskusi itu, kita ingin menggali kenapa banyak media cetak, termasuk media Kristen yang tak eksis lagi, dan berubah ke digital (online). Nanti hasil pemikiran dari situ akan kita bagikan lewat pemberitaan di media,” ujar Yusak.

                Sementara Said Damanik yang mantan Plt. Sekjen DPN PERADI menerangkan, ia bangga dengan keberadaan PERWAMKI yang tetap solid, setia dan tekun berkarya di tengah umat Kristiani, masyarakat dan bangsa lewat pers. Menurutnya, tahun 2013 lalu Mubes PERWAMKI sudah sukses diadakan di Bali, dan saat itu Said Damanik pernah berkomentar, bukan tak mungkin Mubes V (2016) akan diadakan di luar negeri. “Dan apa yang dikatakan Pak Said Damanik jadi kenyataan. Dan kita akan mengadakan Mubes V PERWAMKI di Singapura. Ini semua karena kemurahan Tuhan, kerja keras tim PERWAMKI dan perhatian serta doa dari para penasihat,” papar Yusak, jurnalis plus dosen yang kerap bepergian ke luar negeri untuk urusan gereja itu.

                Said menambahkan, tantangan media Kristiani ke depan memang makin berat, namun dengan terus belajar, tekun berdoa dan selalu melakukan yang terbaik, maka media Kristen akan terus eksis. “Saya selama ini banyak dikenal sahabat-sahabat saya pengacara dan teman-teman gereja justru dari pemberitaan media Kristen, seperti NARWASTU. Saya harus jujur menyampaikan itu. Pemikiran-pemikiran yang saya sampaikan lewat media Kristen ternyata dibaca banyak orang. Dan kiranya pemikiran atau gagasan itu bermanfaat bagi banyak orang,” ujar salah satu figur yang termasuk dalam “21 Tokoh Kristiani 2014 Pilihan NARWASTU” ini.

                Said Damanik yang juga pejuang HAM menuturkan, persoalan gereja, masyarakat dan bangsa mesti terus dicermati dan dikritisi media-media Kristen. Seperti persoalan gereja di Aceh Singkil, GKI Yasmin, pelarangan daging babi dijual di Deli Serdang (Sumatera Utara), masalah narkoba, persoalan teroris dan korupsi, itu penting  disuarakan media Kristiani. “Para pimpinan gereja, tokoh Kristen atau cendekiawan Kristen pun harus peka dalam memanfaatkan media Kristen untuk menyampaikan gagasan-gagasannya, karena itu dibaca banyak orang,” tukasnya.

                “Saya berdoa dan terus mendukung PERWAMKI agar menjaga kekompakan. Tetap semangat, belajarlah terus dan selalu berdoa di dalam menjalankan tugas sehari-hari. Kalau kita berdoa sebelum menjalankan tugas, imanilah pasti Roh Kudus menuntun tugas-tugas kita. Wartawan Kristen yang tergabung di PERWAMKI saya doakan agar selalu sukses, bahagia bersama keluarga dan selalu sehat. Teruslah berkarya untuk gereja, masyarakat dan bangsa ini,” papar mantan anggota Komisi Pengawas Advokat DPN PERADI dan kini Wakil Ketua Germasa di GPIB Jemaat Gloria, Kota Bekasi, Jawa Barat, ini. TS

Berita Terkait