PGI Adakan Perkemahan Ceria Anak dan Guru Sekolah Minggu (PERCASMI) 2018

286 dibaca
Sekretaris Umum PGI, Pdt. Gomar Gultom, M.Th.

Beritanarwastu.com. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Prof. Dr. Yohana Susana Yambise, pada pembukaan Perkemahan Ceria Anak Dan Guru Sekolah Minggu (PERCASMI) PGI, pada Jumat, 29 Juni 2018 lalu  di Hotel Yasmin, Cipanas, Jawa Barat, menerangkan, gereja harus menjadi model bagi perlindungan anak-anak, agar tidak terjadi kekerasan dalam segala bentuk kepada anak, baik oleh orangtua maupun guru.  

            Lebih lanjut Ibu Menteri mengatakan, negara sudah mengeluarkan Undang-Undang Perlindungan Anak dan berbagai regulasi yang menjamin hak-hak anak. Tinggal bagaimana kita mensosialisasikannya. “Saya berharap  gereja-gereja anggota PGI (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia) berperan aktif dalam mensosialisasikan dan melaksanakan Undang-Undang Perlindungan Anak secara bersama-sama. Itu yang disampaikan Ibu Menteri kepada 400-an anak dan pendamping Sekolah Minggu, yang datang dari berbagai pelosok Indonesia. 

          Kegiatan lima tahunan oleh PGI ini dilaksanakan di bawah tema “Tuhan Mengangkat Kita dari Samudera Raya” dan sub tema “Anak Indonesia Cinta Tuhan, Cinta Sesama” dan berlangsung hingga 2 Juli 2018 lalu. Sementara itu, Sekretaris Umum PGI, Pdt. Gomar Gultom, M.Th dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ibu Menteri di tengah kesibukannya. “Kehadiran Ibu menjadi suatu bukti kuat dan besarnya perhatian pemerintah terhadap pendampingan dan perlindungan anak, katanya

        Seraya menyambut kehadiran seluruh peserta, Pdt. Gomar mengimbau agar kesempatan selama tiga hari dimanfaatkan untuk mengembangkan 3B: Bersyukur, Bermain dan Berbincang. Menurutnya,  3B ini mendesak dikembangkan kini di tengah kecenderungan anak-anak yang makin tergantung pada gawai atau gadget dan makin kurang kesempatan bersyukur, bermain dan berbincang bersama.

         “Mari manfaatkan tiga hari ini untuk berlatih 3B, untuk nanti sekembalinya di rumah, mengajak Bapak, Ibu dan kakak-kakak untuk selama sedikitnya tiga jam per hari mematikan TV, komputer dan gadget. Ajak bapak dan ibu untuk 3B di rumah masing-masing,” imbaunya. Secara khusus Pdt. Gomar Gultom juga mengimbau agar seluruh peserta selama berada dalam kegiatan  dapat mengurangi penggunaan gadget demikian pula ketika kembali ke rumah. 

          Ketua panitia PERCASMI PGI 2018, Ibu Yeni Krismawati, menyampaikan harapannya agar tema PERCASMI kali ini dapat memperlengkapi adik-adik sekolah minggu dalam menghadapi berbagai tantangan saat ini.  Beliau juga berharap kegiatan PERCASMI  ini dapat memberi manfaat bagi anak-anak sebagai generasi muda gereja dan juga bagi guru-guru sekolah minggu sebagai pendamping anak. 

         Pembukaan PERCASMI ini dimeriahkan oleh kehadiran anak-anak Panti Asuhan dari Cipayung, Jakarta Timur, dengan atraksi angklung, serta nyanyian tema Percasmi oleh guru dan pendamping anak dari GMIM. Semakin meriah, ketika  di tengah sambutannya  Menteri mengundang sejumlah perwakilan peserta untuk naik ke panggung serta mengajak seluruh peserta menyanyikan lagu “Hari Ini Ku Rasa Bahagia” bersama-sama. Beliau pun sekaligus menyampaikan, Selamat Hari Anak Nasional, yang dirayakan setiap 23 Juli. IS

Berita Terkait