STT SETIA Kembali Adakan Wisuda Angkatan Ke-32 di Jakarta

630 dibaca
Rektor STT SETIA Jakarta, Pdt. Dr. Matheus Mangentang.

BERITANARWASTU.COM. Sekolah Tinggi Theologia Injili Arastamar (STT SETIA) Jakarta, kembali mengadakan acara wisuda angkatan ke-32 di Ballroom Mall Taman Palem, Jakarta Barat, pada Sabtu 26 Agustus 2017 lalu. Lulusan dari program S1 sebanyak 76 orang dan program doktoral (S3) yang lulus tiga orang. STT SETIA yang dirintis oleh Pdt. Dr. Matheus Mangentang, M.Th, dan telah berdiri selama 30 tahun itu, memiliki visi dan misi mengutus para lulusannya untuk pergi ke desa-desa dan daerah-daerah terpencil sesuai dengan Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus untuk segera dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan.

Dalam kata sambutannya, Pdt. Matheus Mangentang yang juga Rektor STT SETIA dan Ketua Sinode GKSI (Gereja Kristen Setia Indonesia) yang merunut kepada tema acara, yakni Berjuanglah Sampai Akhir (1 Timotius 4:10) mengimbau kepada para lulusan angkatan ke-32 itu agar bisa berjuang sampai akhir dalam memberitakan Firman Tuhan dengan setia. Dan harus siap berjuang sampai akhir dalam melayani Tuhan. Berjuang untuk tetap setia kepada Tuhan, katanya, itu diwujudkan dalam sebuah komitmen penuh seumur hidup dan mau berkorban.

 

Suasana acara wisuda angkatan ke-32 STT SETIA Jakarta di Ballroom Mall Taman Palem, Jakarta Barat, pada Sabtu 26 Agustus 2017 lalu.

 

Sekretaris Umum PGI (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia) Wilayah DKI Jakarta, Ferry Simanjuntak yang memberikan kesaksian (testimoni) di acara itu mengungkapkan, perjuangan belum selesai. Dan, ujarnya, setiap alumni STT SETIA harus siap terjun ke ladang Tuhan, dan ada hal-hal yang harus diperhatikan, yaitu spiritual, intelektual, emosional dan relationship. Sedangkan perwakilan dari Dirjen Bimas Kristen Protestan Kementerian Agama RI, Yan Kristianus Kadang, S.E., M.M., berpesan, berjuang sampai akhir adalah suatu spirit yang harus selalu dipelihara, apalagi banyak anak Tuhan yang saat ini menjual imannya karena masalah kehidupan.

Sudah seharusnya kita mentaati Firman Tuhan, dan akan ada upah untuk hal itu. Allah berdaulat dan tidak pernah meninggalkan kita. Tetaplah percaya walaupun sulit, tapi Dia akan memberikan kekuatan, dan teruslah berjuang sampai akhir," kata Yan semangat. Sedangkan Ketua Pelaksana STT SETIA, Pdt. Dr. Dyulius Th.Bilo menuturkan, dalam kurun waktu 30 tahun bisa dilihat buah dari pendidikan yang dilakukan di STT SETIA. Dan  kini sudah ada belasan ribu alumni sebagai pendiri atau perintis sekolah-sekolah pendidikan dasar sampai perguruan tinggi dari kota-kota sampai ke pedalaman.

Acara yang digelar dari pagi hingga sore tersebut ditutup dengan foto bersama. Namun di ujung acara Pdt. Matheus Mangentang menguraikan segenap asanya bagi para lulusan STT SETIA agar terus terlibat dalam pekerjaan Tuhan dengan bekerja di ladangNya. Makanya secara tidak langsung STT SETIA ikut terlibat dalam program pemerintah melalui layanan pendidikan sesuai dengan visi dan misinya mencerdaskan Indonesia. Dan, ujarnya, pergilah ke ladang-ladang pelayanan dan setialah melayani, baik di pusat maupun di daerah. BTY

Berita Terkait