Tokoh Senior Tegaskan PERADI Tak Berpihak Pada Capres Tertentu

85 dibaca
Said Damanik, S.H., M.H.

Beritanarwastu.com. Lantaran ada beredar berita di media sosial (Medsos), SMS dan group WA tentang seorang advokat/pengacara senior yang mendukung pasangan calon (paslon) capres tertentu, tokoh senior PERADI (Perhimpunan Advokat Indonesia) yang satu ini pun jadi sibuk menerima pertanyaan dari banyak advokat/pengacara yang tergabung di PERADI, yang dipimpin Dr. Fauzi Yusuf Hasibuan, S.H. dan Thomas Tampubolon, S.H., M.H. Said Damanik, S.H., M.H., yang kini menjabat Sekretaris Dewan Kehormatan DPN PERADI saat dihubungi Majalah NARWASTU menegaskan, PERADI itu organisasi profesi yang mandiri, independen dan tidak berpihak pada capres atau partai politik (parpol).

             "Jadi siapa pun tak bisa membawa-bawa nama organisasi PERADI untuk mendukung capres atau parpol tertentu. Itu urusan pribadi dan hak politik yang bersangkutan, dan kita hargai itu sebagai hak politik saja," ujar Said Damanik yang juga mantan Plt. Sekjen DPN PERADI. Said yang juga pengamat social, politik dan kemasyarakatan, menerangkan, kalau pun ada advokat dari PERADI yang mendukung capres tertentu di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, itu hak pribadi yang bersangkutan. "Kalau pun mendukung capres yang ada saat ini, saya pikir tak usah diekspose atau diajak-ajak yang lain mendukung. Karena di PERADI ini berbagai latar belakang politik ada, sehingga kita harus menjaga kesolidan dan kebersamaan berorganisasi," ujar mantan aktivis KNPI dan FKPPI yang aktif pula melayani di Gereja GPIB Jemaat Gloria, Kota Bekasi itu.

           Said Damanik yang termasuk dalam "21 Tokoh Kristiani 2013 Pilihan Majalah NARWASTU" dan dikenal pejuang HAM menuturkan, siapapun Capres RI yang menang di Pilpres 2019 kiranya yang bersangkutan bisa membawa bangsa Indonesia lebih makmur, baik, sejahtera dan damai serta bangsa ini tetap tegak dengan ideologi Pancasila. "Ada banyak advokat dan pengacara di PERADI yang meminta arahan dari kami Dewan Kehormatan PERADI terkait dengan kondisi saat ini. Kami tegaskan bahwa PERADI itu mandiri dan independen, dan tidak ada kaitan dengan dukung mendukung di Pemilu atau Pilpres 2019," ungkap salah satu Penasihat PERWAMKI (Perhimpunan Wartawan Media Kristiani Indonesia) dan sering diundang sebagai pembicara di forum-forum diskusi dan seminar dengan topik hukum, politik dan kemasyarakatan itu.

         Mantan Ketua Bidang Pengayoman Anggota DPP AAI (Asosiasi Advokat Indonesia) beberapa periode ini pun kerap diundang sebagai dosen tamu di berbagai perguruan tinggi, lantaran ia dikenal figur pakar hukum yang cerdas dan kritis. Said Damanik pun mantan Ketua Umum Keluarga Besar Damanik se-Jabodetabek, dan ia sering menangani kasus hukum yang menyita perhatian media massa. Dan alumni Universitas Katolik Atmadjaja, Jakarta, ini semasa mahasiswa dikenal seorang aktivis yang Pancasilais dan giat mengkritisi persoalan hukum dan bangsa. LK

Berita Terkait