Unit PRB PGI Salurkan Bantuan Bagi Korban Bencana Banjir

11 dibaca
Direktur Unit PRB PGI Eliakim Sitorus saat membagikan paket sembako kepada satpam dan petugas kebersihan, di kantor Yakoma PGI.

Beritanarwastu.com Banjir yang melanda wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sejak Rabu (1 Januari 2020), menyebabkan banyak warga yang terdampak, terpaksa harus tinggal di sejumlah pos pengungsian, dengan segala keterbatasannya.

Sebagai bentuk kepedulian, dan dalam rangka meringankan penderitaan, Unit Pengurangan Risiko Bencana Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PRB PGI) menyalurkan bantuan ke sejumlah posko korban bencana banjir, di antaranya, Posko GPIB Galilea Bekasi, Jawa Barat, Posko GPIB Penabur, dan Posko GBI Petamburan. Bantuan yang disalurkan merupakan partisipasi warga gereja, berupa sembako, pakaian layak pakai, air mineral, pampers, serta obat-obatan, yang dibagikan kepada semua korban tanpa melihat latar belakang.

Sekretaris Umum PGI Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty menegaskan, MPH PGI menaruh keprihatinan yang sangat dalam atas bencana yang terjadi tepat di hari pertama kita memasuki Tahun Baru 2020 ini, dan telah menimbulkan korban jiwa serta harta benda. “Banyak yang sekarang ini mengungsi di posko-posko pengungsian, atau bangunan publik, termasuk rumah-rumah ibadah, di beberapa gereja, bahkan komunitas lintas agama ada di dalamnya. Menurut informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrim masih akan terjadi ke depan, maka sebagai gereja, MPH PGI mengimbau gereja-gereja anggota di Jabodetabek, untuk melakukan konsolidasi bersama menyikapi hal ini. Mengkonsolidasi bantuan bukan saja terhadap warga gereja yang menjadi korban, tetapi juga masyarakat apapun latar belakangnya, agama, etnis, sosial dan sebagainya,” ujar Pdt. Jacky, biasa dia disapa.

Sekretaris Umum PGI menambahkan, Natal yang baru kita rayakan mengusung tema "Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang." Dalam situasi sekarang ini, menjadi tantangan bagi umat Kristen untuk mempraktikkan tema Natal tersebut. “Sebagai sahabat kita harus mengulurkan tangan, memberi diri, mengunjungi, mendengar, dan membantu sebisanya. Ini bagian dari pernyatan refleksi tema Natal kita, menjadi sahabat bagi semua orang, bukan menjadi sahabat bagi warga gereja saja. Memang diperlukan juga kesiapan untuk bekerjasama dengan teman-teman agama lain, dalam menyalurkan bantuan, supaya tidak terjadi salah tafsir dan sebagainya,” ujarnya.

Menurutnya, hal  ini bisa ditanggulangi jika gereja-gereja punya kecerdasan sosial untuk mau bekerjasama dengan teman-teman lintas agama, yang juga menyalurkan bantuan di wilayah yang sama. Sehingga musibah ini juga menjadi sebuah peristiwa di mana kita merayakan relasi-relasi persahabatan lintas agama di dalam penanggulangan bencana-bencana kemanusiaan dan lingkungan.

Unit PRB PGI juga berbagi kasih dengan memberikan bantuan paket sembako berisi beras, mie instant, dan telur, bagi warga yang terdampak banjir di sekitar kantor Yakoma PGI, Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat, pada Jumat (17 Januari 2020). Sembako sebanyak 150 paket ini, dibagikan kepada korban banjir di bantaran kali Cempaka Putih. Unit PRB juga membagi bantuan tersebut kepada satpam, dan petugas kebersihan yang telah berlelah-lelah mengangkut sampah banjir.Warga juga diminta datang ke kantor Yakoma PGI, yang pada 1-2 Januari 2020 lalu tergenang air setinggi 100 cm. Bantuan bagi korban bencana banjir yang telah diambil oleh Posko Banjir di GPIB Galilea Bekasi, pada Jumat (3 Januari 2020). BN

Berita Terkait