Peluncuran Buku Sejarah Penebusan Seri Ke-6
“Imam Besar Kekal yang Dijanjikan dengan Sumpah”

712 dibaca
Suasana acara peluncuran buku Sejarah Penebusan Seri Ke-6 yang dimotori oleh Yayasan Damai Sejahtera Utama (YDSU) bekerjasama dengan HORA (History of Redemption for All Nations) Ministry-USA di Jakarta.

BERITANARWASTU.COM. Dalam menggenapi Amanat Agung Tuhan Yesus, salah satu caranya adalah melalui pengabaran Injil. Bicara mengenai penyebaran Injil sampai ke ujung dunia, salah satunya telah dilakoni oleh Pdt. Abraham Park, D.Min., D.D. melalui karyanya dalam buku Seri Sejarah Penebusan. Setelah buku Sejarah Penebusan seri pertama sampai dengan seri kelima sukses, kini terbit buku Sejarah Penebusan Seri Ke-6 “Imam Besar Kekal yang Dijanjikan dengan Sumpah”, dan diluncurkan dengan menggelar seminar di MGK Lantai 10 Integrity Convention Center, Jakarta, pada Senin, 16 Oktober 2017 lalu.
 Peluncuran buku Sejarah Penebusan Seri Ke-6 yang dimotori oleh Yayasan Damai Sejahtera Utama (YDSU) bekerjasama dengan HORA (History of Redemption for All Nations) Ministry-USA tersebut, cukup menuai antusias para peserta seminar yang hadir mulai dari para mahasiswa STT, hamba Tuhan, kaum awam, pengusaha, pimpinan aras gereja dan umat Kristen. Buku karya pendeta asal Korea Selatan yang menyita perhatian masyarakat dunia, karena isi dalam tiap buku yang diterbitkan itu sesuai dengan kebenaran firman Tuhan, sehingga layak direkomendasikan untuk para mahasiswa STT, hamba Tuhan dan umat Kristen. 
“Ini harus menjadi rujukan supaya dalam usaha pencapaian visi oikoumene dari Bimas Kristen, bisa mengarah ke sana. Dan salah satu lewat buku Seri Penebusan yang punya kualifikasi atau memiliki nilai-nilai oikoumene di dalamya. Buku Pdt. Abraham Park luar biasa sekali. Dan visi beliau sangat filosofi kalau kita bicara teologi dari visi keilmuan mengungkap sisi dari semua isi Alkitab,” jelas Dirjen Bimas Kristen Protestan Kemenag RI, Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si di hadapan para wartawan saat konferensi pers peluncuran buku Sejarah Penebusan Seri Ke-6.
 
 
 
Hal senada dikatakan oleh Ketua Umum PGLII, Pdt. DR. Ronny Mandang, M.Th yang ikut memberikan pendapat mengenai buku Sejarah Penebusan Seri Ke-6 itu. Menurutnya, buku karya Pdt. Abraham Park menjadi sebuah terobosan di mana orang belajar teks demi teks. Jadi tidak ada satu teks dalam Alkitab yang tidak bersentuhan dengan Yesus. “Buku Sejarah Penebusan karya Pdt. Abraham Park inilah harta karun yang wajib dimiliki. Tidak hanya oleh lembaga dan sekolah Kristen, melainkan umat Kristiani, karena ini sangat dahsyat,” tegas Pdt. Ronny Mandang yang hadir pula dalam konferensi pers bersama Pdt. Philip Lee, D.Min (Direktur Huisin Publishing Group dan Senior Pastor di Pyungkang Cheil Korea), Pdt. Youn Doo Hee, D.Min (Ketua Gembala Gereja Presbiterian Bukit Sion Indonesia), Dr. Ferry Tandiono (Ketua Dewan Pembina Yayasan Damai Sejahtera Utama), dan Santoso Ishak, M.Div (Ketua Yayasan Damai Sejahtera Utama)
Seminar ini menghadirkan dua pembicara kelas dunia, yaitu Rev. John McCurley, D. Min (Senior Pastor Covenant of the Torch Presbyterian Church, Savannah, Georgia, AS) dan Pdt. Philip Lee, D.Min (Direktur Huisin Publishing Group dan Senior Pastor di Pyungkang Cheil Korea). Tak ayal, setiap peserta yang datang dipuaskan secara pengetahuan dan wawasan secara Alkitabiah. 
Buku Sejarah Penebusan yang rencananya akan diterbitkan sampai seri ke-12 itu, menjadi bagian dari upaya untuk memperkenalkan dan mengajak para pemimpin gereja, hamba Tuhan dan umat Kristen untuk kembali pada firman Tuhan. Dan YSDU sebagai lembaga yang menerbitkan buku-buku seri Sejarah Penebusan, sejak tahun 2010 lalu sampai sekarang rutin mengadakan acara seminar dan workshop di berbagai daerah di Indonesia. Selain di Indonesia, seminar juga telah diadakan di sejumlah negara, seperti Inggris, Malaysia, Cina, Korea Selatan, Amerika Serikat, Pakistan, Singapura, Kamboja, Jepang, Jerman dan Filipina. BTY

Berita Terkait