Ahok Beri Motivasi di Pembukaan “EXPLO 2016 LPMI”

1356 dibaca
Pdt. DR. Nus Reimas (kanan) bersama Ahok di Balai Kota, Jakarta, saat acara pembukaan “EXPLO 2016.”

BERITANARWASTU.COM. Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia (LPMI) pada 11-13 Agustus 2016 ini mengadakan acara akbar “EXPLO 2016” di Wisma Caringin Kinasih, Bogor, Jawa Barat. Acara ini diikuti lebih dari 500 kaum profesional, mahasiswa, aktivis gereja dan tokoh pemuda dari seluruh Indonesia. Mereka selain mengikuti acara rohani dan diskusi tentang persoalan gereja, masyarakat dan bangsa, juga akan dipersiapkan menjadi calon-calon pemimpin muda yang beriman tangguh dan berkarakter di tengah masyarakat dan bangsa ini.

                Sebelum menuju Wisma Kinasih, peserta EXPLO 2016 lebih dulu bertemu di Balai Kota, Jakarta, dan mendengar ceramah (motivasi) dari Gubernur DKI Jakarta, Ir. Basuki Tjahaya Purnama, M.M. (Ahok) pada Kamis siang, 11 Agustus 2016 lalu. Pertemuan dengan Ahok yang juga mantan aktivis gereja semasa mudanya itu berlangsung akrab. Dan banyak hal yang disampaikan Ahok terkait dengan peran pemuda di tengah masyarakat dan bangsa ini. Dan pemuda diharapkannya bisa ikut membangun negeri ini agar semakin maju, sejahtera dan bermartabat.

                Ketua Dewan Pembina LPMI yang juga Ketua Majelis Pertimbangan PGLII, Pdt. DR. Nus Reimas menerangkan, Ahok adalah seorang figur Kristiani yang dipakai Tuhan sebagai salah satu pemimpin di negeri ini, khususnya di DKI Jakarta. Dia, katanya, berani dan tegas di dalam memimpin. Dia pun selalu mengandalkan Tuhan, tekun berdoa dan setia membaca Firman Tuhan.

            Sekadar tahu, Ahok pun sudah dipilih majalah ini sebagai salah satu figur yang termasuk dalam “21 Tokoh Kristiani 2011 Pilihan NARWASTU” sebelum ia menjadi pemimpin di DKI Jakarta. Di Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang Ahok akan kembali ikut bertarung, dan ada banyak politisi yang ngebet untuk berhadapan dengan dia. Dan banyak pakar politik memprediksi bahwa peluang Ahok untuk kembali memimpin DKI Jakarta sangat besar. Ahok dianggap banyak pengamat berprestasi, dan tegas pada koruptor. Meskipun ia dinilai banyak kalangan kerap berbicara agak arogan, namun ia punya kelebihan berpihak pada kepentingan rakyat (publik). KS

 

Berita Terkait