Beribadahlah Kepada Tuhan Karena Kita Berharga di MataNya

638 dibaca


Beritanarwastu.com. Ada cerita tentang seorang nenek tua yang tinggal di sebuah apartemen. Fisiknya sudah lemah dan ia gelisah dalam kehidupan dan tak ada semangat hidup. Dia juga jenuh dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Suatu hari dia membaca Alkitab dan ketemu Kitab Yeremia 29:11 tentang rancangan damai sejahtera dari Tuhan untuk memberi harapan dan masa depan kepada umatNya. Di Kitab Roma 8:28 pun ada ditulis bahwa Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi yang mengasihi Tuhan. Dari bacaan itulah semangat nenek itu kembali dibangkitkan.
Itulah yang disampaikan Pdt. Slamet Iskandar, M.Si, saat menyampaikan khotbah di acara ibadah di GPIB (Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat) Jemaat Harapan Indah, Kota Bekasi, Jawa Barat, baru-baru ini. Mengutip renungan dari Kitab Yesaya 43:1-17, Pdt. Slamet menerangkan, ada Tuhan yang selalu memperhatikan si nenek. “Ada Pribadi yang selalu memperhatikan hidup kita, sehingga kita berharga di mataNya,” ujarnya. Ada lagi cerita tentang seorang pemuda yang sehat dan gagah, namun ia selalu merasa kecewa, cemas dan khawatir di dalam hidupnya,” terangnya.
“Pemuda ini merasa kehilangan masa depan. Dia nyaris bunuh diri. Namun dia diingatkan oleh kertas-kertas yang dibuang oleh si nenek dari atas apartemennya. Saat dia membaca ayat-ayat yang dibacanya, lalu ia mencari si nenek yang di atas apartemen itu, ternyata duduk di kursi roda, namun punya semangat hidup. Lalu mereka berdialog. Anak muda ini merasa dibangkitkan semangatnya oleh ayat-ayat itu. Dalam bacaan ini dipesankan bahwa berkat bagi umatNya, ada penyertaan, penjagaan dan perlindungan, baik di tengah sungai maupun api, yang berbahaya,” paparnya.
Di dalam hidup ini, katanya, Allah selalu berprakarsa walaupun manusia sering memberontak. Tuhan melakukan itu, karena Dia mengasihi kita, dan kita mulia serta berharga di mata Tuhan. “Ada orang yang menyimpan sesuatu, termasuk menjadikan keris sebagai kekuatannya. Keris itu dijadikan jimat, sehingga sangat dijaga keberadaannya. Namun kita harus percaya kepada kekuatan Tuhan. Tuhan sangat mengasihi kita, sehingga kita diberiNya kecerdasan dan kemampuan untuk menyelesaikan sesuatu masalah. Karena Dia mengasihi kita, sehingga Tuhan melakukan apa saja bagi yang dikasihiNya,” cetusnya.
Karena kita mulia dan berharga di mata Tuhan, maka kita harus datang kepada Tuhan untuk beribadah. Dan Tuhan akan selalu memberikan berkat-berkatNya kepada kita. “Yesaya di sini bukan hanya sekadar memberitakan bahwa Tuhan mengasihi kita, tapi juga memberitakan masa depan dan Dia menyertai umatNya. Yesus datang untuk menyelamatkan kita. “Kalau kita berharga di mata Tuhan, maka jangan sia-siakan hidup ini. Semangatlah dan bangkitlah melayani Tuhan,” katanya.
Lakukanlah yang baik di dalam hidup ini. “Anak-anak muda agar mulia di mata Tuhan, maka jangan pakai narkoba dan jangan terlibat pada dosa. Jangan kita terbawa oleh hawa nafsu. Maka ajaklah anak-anak kita agar makin dekat kepada Tuhan dengan beribadah. Jangan malas beribadah kepada Tuhan, karena kita berharga di mata Tuhan,” paparnya. 
            KKH   

Berita Terkait