Dalam Menyikapi LGBT Kita Harus Back To Bible

472 dibaca
Mantan Rektor STT (IFTK) Jaffray Jakarta, Pdt. Dr. Drs. Jerry Rumahlatu.

BERITANARWASTU.COM. Mantan Rektor STT (IFTK) Jaffray Jakarta, Pdt. Dr. Drs. Jerry Rumahlatu menerangkan kepada NARWASTU baru-baru ini, ia cukup prihatin karena selama ini muncul pro dan kontra di tengah pemimpin gereja atau teolog di Indonesia dalam menyikapi LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender). Terlebih pro dan kontra itu mencuat di dalam diskusi dan diberitakan di berbagai media, termasuk media Kristen. Teolog senior yang juga cendekiawan dan Ketua Forum Intelektual Kristen Indonesia (FIKI) ini menuturkan, sederhana saja dalam menyikapi LGBT.

              “Mari kita back to Bible atau kembali membaca Firman Tuhan,” ujar penulis 10 buku, dan tiga bukunya sudah terbit, di antaranya Psikologi Kepemimpinan, Revolusi Mental Membangun Indonesia Hebat, dan Hermeneutika Sepanjang Masa itu. “Di Alkitab sudah jelas apa yang dikatakan oleh nabi-nabi besar, nabi-nabi kecil dan para rasul, bahwa Firman Tuhan itu tidak bisa digantikan oleh apapun sepanjang zaman di mana manusia hidup,” pungkas pria berdarah Ambon ini.

“Alkitab jelas menolak pernikahan sejenis, dan berdasarkan Firman Allah itu membuat Allah murka kalau terjadi. Sehingga harapan saya kepada para teolog dan pemimpin gereja agar kita kembali merenungkan Firman Tuhan itu sebagai Sumum Bonum atau nilai tertinggi. Dan Alkitab adalah Firman Allah,” ujar pengurus bidang Pendidikan Khusus PGLII wilayah DKI Jakarta, dan mantan Sekretaris I Sinode GKII (Gereja Kemah Injili Indonmesia) ini.

                Sekretaris Umum Tim Penjamin Mutu Perguruan Tinggi Teologia Agma Kristen dan Ketua Persatuan Cendekiawan Protestan Indonesia (PCPI) ini menerangkan, LGBT kurang tepat kalau dikait-kaitkan dengan hak azasi manusia (HAM). “Secara hukum pun LGBT tidak bisa dibenarkan, karena bertentangan dengan hukum tertinggi, yakni Alkitab. Sehingga agar tidak muncul polemik seputar LGBT, mari para Hamba Tuhan dan pemimpin gereja kita renungkan Firman Allah itu,” ujar Ketua The Presiden Jokowi-JK di Pilpres 2014 dan pengurus bidang Litbang dan Pendidikan Forum Komunikasi Kristiani Jakarta (FKKJ) ini. KT

Berita Terkait