Jackson A.W. Kumaat
Dipercaya Jadi Ketua Panitia Kejuaraan Karate se-Dunia SBY Cup XIII

438 dibaca
Jackson A.W. Kumaat.

Untuk ke-13 kalinya Presiden RI ke-6 yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, Jenderal TNI (Purn.) Dr. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar kejuaraan olahraga beladiri karate di Jakarta. Agak lain dengan kejuaraan sebelumnya, kali ini melibatkan atlet dari berbagai negara. Kejuaran yang memperebutkan piala bergilir SBY bernama “South East Asia Karate Champinship SBY Cup XIII” itu digelar pada 25-27 Februari 2016.

Event bergengsi ini, seperti dipublikasikan banyak media nasional melibatkan 2.000 peserta yang berasal dari 34 provinsi dan 12 negara di Asia Tenggara. Hadir untuk membuka acara ini Ketua Umum Partai Demokrat. Sekadar tahu, SBY Cup mempertandingkan beberapa nomor, yaitu komite dan kata untuk kelas usia dini, senior hingga veteran. Dan para wasit dan juri yang terlibat dalam turnamen ini memiliki sertifikat dari FORKI bertaraf internasional.

Kepada Majalah NARWASTU, Ketua Panitia SBY Cup XIII, Jackson Andre Wiliam Kumaat mengatakan, ia memang dipercaya untuk menggelar acara bergengsi ini agar sukses dan bermanfaat bagi anak-anak bangsa ini. Fungsionaris DPP Partai Demokrat dan Ketua DPD  KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Sulawesi Utara ini,  baru-baru ini kepada media menjelaskan, turnamen ini mendapat dukungan dari Inkai Sekoci dan induk organisasi FORKI yang mengatur regulasi dan teknis pelaksanaan.

             Sebagaimana diketahui, olahraga beladiri adalah salah satu olahraga yang digemari kaum muda di Tanah Air. Melalui olahraga Karate diharapkan kaum muda Indonesia semakin sehat, menghindari bahaya narkoba dan tawuran antarpemuda dan sportif di dalam kehidupan bermasyarakat. Olahraga Karate pun mampu membentuk kaum muda agar menjadi generasi penerus yang sehat, tangguh dan berprestasi.            

             Sekadar tahu, ketua panitia turnamen SBY Cup XIII, Jackson A.E. Kumaat, selama ini dikenal tokoh muda nasionalis. Dia pernah disebut-sebut punya peluang untuk tampil sebagai orang nomor satu di GAMKI (Gerakan Angkatan Muda Kristen) saat diadakan Kongres X GAMKI di Manado pada 2015 lalu. Apalagi melihat jejak rekamnya, Jackson tercatat sebagai ketua umum partai politik termuda sepanjang sejarah Indonesia. Pada usia 28 tahun, Jackson sudah menjadi Ketua Umum DPP Pakar Pangan, yang didirikan kaum muda pada 2007 lalu. Namun di Pemilu 2014 lalu Pakar Pangan bergabung ke Partai Demokrat.

Jackson juga pengusaha muda yang sukses, dan semasa mahasiswa aktif dalam menggaungkan reformasi untuk mentransformasi pemerintah yang terlalu lama bertahta. Jackson yang pernah terpilih sebagai salah satu “Tokoh Kristiani 2010 Pilihan NARWASTU” pernah pula menjadi Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara, mantan Caleg DPR-RI dari Partai Demokrat, Ketua Asprov PSSI Sulut, Ketua INKAI Sulut dan Ketua LP Pemuda Pancasila Sulut. Selain itu, ia dipercaya sebagai Ketua Biro di Departemen Polkam DPP Partai Demokrat, serta pernah maju sebagai Calon Wali Kota Manado.

Mencermati jejak rekam Jackson Kumaat ini, tak salah kalau di Partai Demokrat pun figurnya cukup diperhitungkan. Kepada Majalah NARWASTU, Jackson Kumaat pernah menegaskan, kaum muda gereja harus dibangun dengan moralitas dan integritas, agar bisa membangun negeri tercinta ini lebih sejahtera. Kalau kita kita membangun bangsa ini, katanya, maka kita harus masuk ke panggung politik. “Melalui politiklah jabatan-jabatan strategis, seperti Ketua KPK, Ketua BPK, Panglima TNI, Kapolri dan jabatan-jabatan lain diputuskan. Kita tak usah alergi berpolitik. Yang penting kita harus mengedepankan etika berpolitik,” tandas tokoh muda yang dikenal tangguh, dinamis dan religius ini. RC

Berita Terkait