Diskusi Politik Bersama Caleg, Cendekiawan dan Politisi Kristiani

262 dibaca
Suasana diskusi terbatas bersama caleg dan politisi Kristiani di Restoran Handayani Prima, Matraman, Jakarta Timur, pada 18 Oktober 2018.

Beritanarwastu.com. Pada Kamis, 18 Oktober 2018 lalu sejumlah tokoh nasionalis dan politisi Kristiani menggelar diskusi terbatas bertajuk "Peran Politisi Kristiani dalam Penguatan Politik Kebangsaan." Acara ini dimotori mantan Sekjen Presidium GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia), Viktus Murin, S.Pd yang juga salah satu Wakil Sekjen DPP Partai Golkar dan mantan Calon Wakil Bupati Lembata, NTT. 

               Hadir sejumlah undangan, seperti caleg, rohaniwan, cendekiawan, pemuka masyarakat, profesional dan sejumlah pimpinan media, termasuk Jonro I. Munthe, S.Sos (Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi NARWASTU) di acara diskusi yang diawali dengan santap siang di Restoran Handayani Prima, Matraman, Jakarta Timur, ini. Caleg dan tokoh nasionalis yang hadir misalnya Wakil Ketua Umum DPP PRO JOKOWI (Projo) dan Ketua Persatuan Alumni GMNI, Budianto Tarigan, S.Sos, S.H. serta Cyrillus Kerong (Mantan Pemimpin Redaksi "Bisnis Indonesia", Tenaga Ahli di DPR-RI dan mantan Ketua Umum Presidium PMKRI). 

             Viktus Murin yang juga mantan Staf Ahli Menpora RI menerangkan, acara diskusi ini diadakan untuk berbagi ide dan pemikiran untuk ikut memikirkan persoalan kebangsaan saat ini. Di negeri ini, kata pria yang dulu ikut berdemo menurunkan penguasa Orde Baru itu, ada kelompok-kelompok sektarian yang meresahkan. Dan kita harus ada ikhtiar untuk ikut membangun bangsa ini agar lebih baik dan menyatakan solidaritas. Sekarang masih marak politik SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), dan caleg-caleg yang tampil banyak yang instant. Dan marak pula korupsi, sehingga ada banyak pejabat ditangkapi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

            Diskusi yang diadakan media online "Bersih.id" ini, ujarnya, juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan bangsa majemuk yang lebih baik berdasarkan Pancasila. Dan umat Kristiani dengan semangat atau spirit kebangsaan harus ikut berdoa serta turut  membangun bangsa ini supaya lebih baik, lebih sejahtera, lebih adil dan lebih menghargai kemajemukan di tengah bangsa ini. KL

Berita Terkait