DPP Partai Damai Sejahtera Resmikan Kantor Sekretariat Baru

3757 dibaca
DR. Tilly Kasenda (kedua dari kiri) dan Hendrik R.E. Assa, S.H., M.A., M.H. (kiri).

 Beritanarwastu.com. Setelah Pilkada DKI Jakarta putaran kedua nanti selesai, rakyat Indonesia kembali bersiap-siap untuk menyambut pemilihan umum (Pemilu) 2019 mendatang. Kendati pesta demokrasi itu masih akan digelar dua tahun lagi, akan tetapi bagi partai politik (parpol) yang akan berpartisipasi di ajang tersebut tentu saja sudah mulai mempersiapkan diri. Itu juga yang dilakukan oleh Partai Damai Sejahtera (PDS) atau “Partai Salib” pada Rabu, 12 April 2017 lalu dengan meresmikan kantor Sekretariat DPP PDS yang baru di komplek Ruko Cempaka Mas, Blok C/15 Jalan Letjen Soeprapto, Jakarta Pusat.

Pengurus DPP PDS mengadakan rapat konsolidasi untuk hadapi Pemilu 2019. 

 

Acara peresmian dihadiri para petinggi dan pengurus DPP PDS, walaupun minus Ketua Dewan Pembina DPP PDS, Pdt. Dr. dr. Ruyandi Hutasoit, Sp.U, M.A. Lalu dilanjutkan dengan rapat internal partai. Menurut Ketua Umum DPP PDS, DR. Tilly Kasenda, dengan adanya peresmian kantor sekretariat DPP PDS, ini akan membawa kemajuan. Dan ini adalah “new” PDS. “Kita bersama-sama maju ke depan dan sukses untuk 2019,” ujar Tilly Kasenda. Ia pun menegaskan, kebersamaan dan kesatuan hati antarpengurus PDS yang bersinergi satu dengan yang lain akan mampu memberikan kemenangan. Dan tentu dengan mengandalkan pertolongan dari Tuhan Yesus Kristus.

Kantor DPP PDS yang baru diresmikan di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. 

 

 Mengenai adanya stigma yang terlanjur dicitrakan kurang menggenakkan terhadap PDS di ranah perpolitikan di Tanah Air, Wakil Ketua Umum DPP PDS, Hendrik R.E. Assa, S.H., M.A., M.H. menjelaskan, mengenai stigma tersebut ia sangat percaya bahwa rakyat Indonesia, terutama umat Kristiani memiliki kecerdasan dalam berpikir. Guna memenangkan PDS, katanya, mereka akan berkonsolidasi dengan aras-aras gereja. Dengan keyakinan dan kesatuan itulah, ujar pengacara ini, para kader PDS optimis bisa berlaga di Pemilu 2019 mendatang. BTY

Berita Terkait