Ketua Umum DPP KERABAT, Dr. H.P. Panggabean, S.H., M.S.
HKBP Butuh Ephorus yang Paham Budaya dan Masalah Sosial

984 dibaca
Mantan Hakim Agung RI dan Ketua Umum DPP KERABAT, Dr. H.P. Panggabean, S.H., M.S. Visioner dan intelektual.

beritanarwastu.com. Sinode HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) sebagai gereja terbesar di Indonesia, dan Asia, pada 12 sampai 18 September 2016 mendatang, akan menggelar Sinode Godang (semacam kongres atau munas) untuk memilih Ephorus dan Sekjen HKBP baru di Seminari Sipoholon, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Saat ini HKBP masih dipimpin Ephorus dan Sekjen, Pdt. WTP Simarmata, M.A. dan Pdt. Mori Sihombing, M.Th, yang memang bisa membawa HKBP ke arah pelayanan yang lebih modern.

Berbicara soal kepemimpinan di gereja besar ini, anggota jemaat HKBP, tokoh masyarakat yang juga Ketua Umum DPP KERABAT (Kerukunan Masyarakat Batak), Dr. H.P. Panggabean, S.H., M.S. menerangkan kepada NARWASTU baru-baru ini di Jakarta, bahwa Ephorus dan Sekjen HKBP mendatang mesti figur yang makin peka terhadap fenomena sosial kemasyarakatan, terutama di Sumatera Utara (Sumut). Menurut Penasihat PERWAMKI (Perkumpulan Wartawan Media Kristiani Indonesia) ini, saat ini banyak terjadi konflik kultural di berbagai tempat, maka pemimpin gereja harus bisa ikut berperan di situ sebagai agen pembawa damai.

Juga persoalan kemiskinan, perekonomian masyarakat desa, masalah korupsi, radikalisme, terorisme dan anarkisme, itu mesti menjadi perhatian pimpinan gereja HKBP. “Gereja jangan hanya bicara doa atau ajaran gereja serta sibuk dengan urusannya. Namun iman itu mesti dipraktikkan untuk mengasihi sesama dengan memperhatikan masalah-masalah sosial di tengah masyarakat dan bangsa ini,” ujar pria yang kerap diundang berbicara di berbagai forum diskusi tentang masalah gereja, masyarakat, budaya dan sosial politik itu.

“Demikian juga fenomena masyarakat hukum adat (MAHUDAT) yang sejak dulu sudah digaungkan KERABAT dan Jaringan Layanan (Jala) Damai mesti diperhatikan oleh pimpinan HKBP mendatang,” ujar mantan Hakim Agung MA-RI, sesepuh keluarga besar marga Panggabean yang juga dosen etika bisnis dan hukum di Universitas Pelita Harapan (UPH), Kota Tangerang, Banten, yang produktif menulis buku seputar hukum itu, serta dikenal dekat dengan sejumlah Ephorus Emeritus HKBP itu. HT 

 

Berita Terkait