Kenali ada 9 Penyakit Keturunan

717 dibaca


beritanarwastu.com. Ketika seseorang memilih jodoh, dalam adat Jawa, idealnya dilihat bebet, bobot, dan bibit. Salah satu hal yang dilihat dari bibit adalah penyakit. Sejarah keluarga memegang peranan penting dalam kondisi kesehatan seseorang. Berikut ini beberapa penyakit beserta presentase tingkat risiko yang mungkin bisa diturunkan terkait riwayat yang dimiliki oleh anggota keluarga. Pertama, tekanan darah tinggi atau hipertensi. Menurut para ahli, jika salah satu orang tua Anda memiliki tekanan darah tinggi, risiko Anda mendapatkan penyakit ini sebesar 15 persen atau bahkan lebih tinggi.

            Kedua, kolesterol tinggi. Dr. Nigel Capps dari Inggris mengatakan, jika salah satu orang tua Anda memiliki hiperkolesterolemia familial, maka Anda memiliki risiko 50% mendapatkan penyakit tersebut. Ketiga, hipotiroid. Dr. Mark Cohen, konsultan endokrinologi dari Spire Bushey Hospital mengungkapkan, memiliki saudara atau ibu dengan tiroid (kurang aktif), maka Anda memiliki risiko 20 kali lebih mungkin untuk mendapatkannya. Keempat, gangguan bipolar. Jika ada orang tua yang memiliki penyakit ini, maka risiko untuk setiap anak-anak mereka mengalami hal sama adalah sebesar 10-15 persen.

           Kelima, diabetes tipe 2. Jika ada salah satu orang tua menderita diabetes tipe 2, risiko penyakit itu diturunkan sebesar 15 persen. Tetapi jika kedua orang tua memiliki kondisi tersebut, risiko penyakit itu diturunkan kepada anak mereka sebesar 75 persen. Namun, faktor lain seperti kegemukan, malas olahraga, dan makan yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko. Keenam, osteoarthritis. Banyak masyarakat yang menganggap kalau osteoarthritis adalah penyakit yang diturunkan. Namun Dr. Sanggar mengatakan, kondisi seperti ini sebetulnya sangat jarang diwariskan. Ini, imbuhnya, biasanya terjadi karena keausan pada sendi.

Ketujuh, Motor Neuron Disease (MND). Peneliti mengatakan, sekitar 10 persen penyakit ini dapat diturunkan jika kita memiliki kerabat dekat dengan kondisi seperti tersebut. Kedelapan, kanker payudara dan ovarium. Menurut penelitian, sementara 90 persen kasus tidak diwariskan. Hanya 5-10 persen kanker payudara disebabkan oleh mutasi gen yang diwariskan dari satu ibu atau ayah. Mutasi gen BRCA1 dan BRCA2 adalah yang paling sering.

Perempuan dengan mutasi ini memiliki risiko terkena kanker payudara sampai 80 persen. Meningkatnya risiko kanker ovarium pun dikaitkan dengan mutasi gen ini. Kesembilan, menurut Wakjer, mereka yang mempunyai orang tua, saudara atau kerabat dekat dengan gangguan Parkinson, maka dua kali lipat lebih mungkin untuk mengambil hal serupa. FD

Berita Terkait