Kongres Pastoral Asia Pasifik 2017 Diadakan di Jakarta

426 dibaca
Ketua Umum Pengurus Pusat API, Pdt. Dr. Daniel Susanto, M.Th., P.Si (kiri) dan Ketua Panitia Kongres APCPCC 2017, John Livingstone Wuisan, M.Min (kanan).

BERITANARWASTU.COM. Kembali Asosiasi Pastoral Indonesia (API) dipercaya untuk menjadi tuan rumah penyelenggara Kongres Pastoral Asia Pasifik, "The 2017 Asia Pasific Congress on Pastoral Care and Counseling (APCPCC) di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, pada 19-22 September 2017 ini. Acara empat tahunan yang rutin diadakan itu mengambil tema  “Pelayanan Pastoral dan Kekerasan. Dari tema itu dibagi menjadi tiga bidang utama, pertama, pelayanan pastoral dan kekerasan terhadap anak dan perempuan/keluarga. Kedua, pelayanan pastoral dan kekerasan terhadap masyarakat/politik. Ketiga, pelayanan pastoral dan kekerasan terhadap lingkungan hidup.

Mengenai pemilihan tema kekerasan yang menjadi pokok bahasan diskusi yang cukup beragam dan aktual itu, menurut Ketua Umum Pengurus Pusat API, Pdt. Dr. Daniel Susanto, M.Th., P.Si di hadapan sejumlah wartawan, selain sudah mempertimbangkan masak-masak, belakangan ini kekerasan menjadi persoalan serius. Bukan saja di Indonesia, tapi juga di dunia melalui aksi teroris. Dan tindak kekerasan sekecil apapun perlu dicegah agar tidak membesar dan meluas. Terlebih masyarakat Indonesia masih mudah tersulut emosi oleh hal-hal kecil terkait SARA (suku, agama, ras dan antargologan).

 

 

Suasana acara Kongres APCPCC 2017 di Jakarta.

 

Kekerasan pun hampir terjadi di segala sektor, dan itu tak terkecuali di dalam keluarga, bahkan lingkungan hidup rusak akibat kekerasan manusia. Itu pun menjadi sorotan di acara itu. Mengenai peserta, Ketua Panitia Kongres APCPCC 2017, John Livingstone Wuisan, M.Min, mengatakan, kongres kedua ini dihadiri sekitar 200 peserta dari Indonesia, dan 50 peserta dari mancanegara. "Kami optimis kongres ini akan sukses. Selain panitia mempersiapkan segalanya dengan sebaik-baiknya, juga disediakan beasiswa untuk beberapa peserta dari luar negeri," tambahnya.

Beberapa nama tokoh yang mumpuni di bidangnya dilibatkan sebagai pembicara di kongres itu di antaranya, Pdt. Dr. Daniel Susanto (Dosen Pascasarjana di beberapa STT dan Ketua Umum Pengurus Pusat Asosiasi Pastoral Indonesia), Rev. Prof. Dr. Emmanuel Y. Lartey (Dosen di Emory University, ATL, AS dan mantan Presiden ICPCC), Pdt. Jaharianson Saragih, S.Th., M.Sc., Ph.D. (Dosen STT Abdi Sabda dan mantan Ephorus Sinode GKPS), Dr. Rabecca Young (Misionaris di Morroco Africa Mission, Presbyterian Church, Vreemont AS), dan sejumlah nama lain. Kongres ini rencananya dibuka oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Dr. Yasonna Laoli, S.H. sebagai wakil pemerintah, dosen sekolah tinggi teologi (STT), pimpinan sinode dan aktivis gereja. BTY

Berita Terkait