Lukisan Yesus Berdarah di India yang Menghebohkan

1630 dibaca


Beritanarwastu.com. Pada 2007 lalu, warga Pulau Andaman, India, digemparkan oleh sebuah peristiwa aneh. Peristiwa yang diklaim nyata itu terjadi di rumah Erick Nathaniel, seorang petugas kepolisian di pulau tersebut. Seperti dikutip Kantor Berita Reuters (21/3/2007), lukisan Yesus yang terpampang di dinding ruang tamu Erick ternyata mengeluarkan darah segar sejak dua pekan silam.

 Praktis, melihat kejadian aneh ini ribuan umat Kristen di pulau itu berbondong-bondong ke rumah Erick. Selain ingin menyaksikan fenomena langka ini, mereka pun berdoa di depan lukisan Yesus yang berdarah itu. “Ini adalah simbol bahwa Yesus sedang berduka karena dosa-dosa kita,” kata John Chrysostom, seorang pendeta di Gereja Port Blair.

Sang pemilik rumah, Erick menjelaskan, bahwa ia sempat tak percaya dengan apa yang dilihatnya. “Sempat saya nyalakan lilin dan berdoa sepanjang malam di depan lukisan itu. Hasilnya, darah yang keluar dari tangan dan jantung sempat berhenti. Tapi, tak lama kemudian darah itu mengalir kembali,” ujarnya. Sementara petugas kepolisian yang memeriksa lukisan tersebut menduga, cairan merah yang keluar dari gambar itu berasal dari cat yang meleleh. Guna membuktikan kebenarannya, polisi membawa contoh cairan itu ke laboratorium untuk diperiksa.

 

Penampakan Gambar Mirip Yesus

Kita tentu masih ingat kejadian di Jalan Kramat V, Jakarta Pusat, pada Maret 2001. Di situ diceritakan, di sebuah dinding rumah seorang warga terjadi penampakan gambar (siluet) mirip Yesus. Kontan saja, rumah itu yang tadinya biasa-biasa, saja dalam sekejap dikerumuni ribuan warga yang penasaran melihat gambar di dinding rumah itu.

Bahkan, konon, bila ada warga yang melihat gambar itu, maka akan mendapatkan mujizat. Konon, segala masalah hidup akan dipulihkan bila melihat penampakan gambar mirip Yesus itu. Orang berbondong-bondong dari berbagai latar belakang, hingga orang dari luar Jakarta menjadi penasaran dibuatnya.

Apa yang telah terjadi di dua kejadian tersebut, yaitu lukisan Yesus yang berdarah, dan penampakan gambar mirip Yesus di dinding, rupanya membuat banyak umat Kristen penasaran. Bahkan, saking penasarannya, tak jarang umat Tuhan jatuh dalam dosa akibat melihat peristiwa itu.

Majalah Gatra edisi minggu pertama Maret 2007 melaporkan di rubrik Iptek, bahwa menurut seorang ahli, dalam pikiran manusia ternyata ada seperangkat otak manusia yang menganalisa peristiwa-peristiwa supranatural atau yang berkaitan dengan kerohanian manusia. Contoh sederhana, ketika seseorang tanpa sengaja melihat benda dalam tempo waktu yang lama, kemudian dihubungkan ke hal-hal supranatural.

Meskipun temuan ini masih bisa dibantah, karena ada seorang ahli lain yang mengatakan, itu disebut persepsi atau hal lain yang menyangkut ilmu psikologi. Sebagai umat Kristen, semestinya saat kita mendapat fenomena baru tak bijak jika kita mentah-mentah meyakininya. Firman Allah sebagai satu-satunya kebenaran itulah yang harus menjadi patokan kita.

Saat Yesus bangkit dari kubur, Dia sempat menampakkan diri ke beberapa orang dan murid-muridNya. Satu di antara muridNya adalah Rasul Thomas. Di Injil Yohanes dijelaskan, bahwa Thomas tak akan percaya kepada Yesus yang bangkit dari mati sebelum ia mencucukkan jarinya ke tubuh Yesus (Yohanes 20:25). Dengan hikmat Yesus berfirman, ”…Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya” (Yohanes 20:29).

Firman itu adalah bukti, bahwa setiap orang yang percaya namun tidak melihatNya itu lebih berbahagia. Itu adalah bukti kita beriman, sebab iman adalah percaya pada sesuatu yang tak tampak. Jadi, jangan kita menjadi manusia yang tak beriman, dan jangan kita terjebak oleh permainan palsu manusia. HT

Berita Terkait