Clara Panggabean
Melayani di Tengah Kesibukan Kuliah di Universitas Indonesia

634 dibaca
Clara Panggabean saat menaikkan pujian di acara Majalah NARWASTU.

Mahasiswi semester lima di Fakultas Hukum UI (Universitas Indonesia), Jakarta, ini dikenal figure muda yang multitalenta. Selain berparas cantik, energik dan cerdas, ia pun giat melayani di gereja. Clara Panggabean sejak duduk di bangku SMP sudah punya panggilan untuk menyanyikan lagu-lagu pujian kepada Tuhan. Tak heran, kalau banyak gereja, organisasi kemasyarakatan dan kantor-kantor yang mengundangnya bernyanyi.

                Seperti disampaikan pengacara terkenal, Jhon S.E. Panggabean, S.H., M.H. yang juga ayahanda Clara, putrinya itu dalam waktu dekat ini akan kembali membuat album rohani. Tak hanya itu, ia akan terlibat dalam sebuah konser rohani dan KKR (kebaktian kebangunan rohani) besar yang rencananya akan digelar di kampung halamannya di Sumatera Utara dalam waktu dekat ini. Rencananya ada 10 lagu rohani Batak yang dinyanyikan dan beberapa lagu rohani Indonesia direkam di album itu.

                “Lagunya antara lain berjudul Jauh Kumelangkah Tuhan, tentang kerinduan untuk semakin dekat kepada Tuhan. Dan lagu Menyatu dalam Tuhan. Lagu-lagu ini adalah doa sekaligus ucapan syukur kepada Tuhan,” ujar mantan Wakil Sekjen DPN PERADI dan Ketua Umum Masyarakat Peduli Penegakan Hukum Indonesia (MAPPHI) serta peraih penghargaan “The Best Indonesian Lawyers 2012 Pilihan Lembaga Kajian Strategis Indonesia” ini.

                Clara selama ini dikenal pula gadis berprestasi, suka menulis masalah hukum di media massa dan sudah beberapa kali tampil menyanyikan lagu-lagu pop di TVRI bersama artis senior. Ia pun pernah mengadakan konser tunggal dengan lagu Batak “Burjumi Ma Amang Inang” (kasih orangtua) di Restoran Toba Dream, Jakarta Selatan.  Clara pun sudah beberapa kali menyumbangkan lagu pujian di acara ibadah Majalah NARWASTU yang dihadiri tokoh-tokoh Kristiani.

                Menurut Jhon Panggabean yang juga Ketua Umum Keluarga Besar Panggabean se-Jabodetabek dan mantan Ketua DPC PERADI Jakarta Timur, baru-baru ini di Jakarta, Clara ikut pula dalam sebuah pementasan drama musikal tentang kehidupan masyarakat Batak. “Drama musikal itu berkisah tentang kehidupan berkeluarga, persatuan dan kebersamaan. Di situ Clara memerankan seorang perempuan Batak yang khas dan juga bernyanyi. Dengan talentanya untuk berkarya dan melayani di tengah gereja dan masyarakat, tentu kita orangtua akan terus mendukungnya,” pungkas Jhon Panggabean yang juga salah satu Pembina/Penasihat NARWASTU. TK

 

Berita Terkait