MUBES V PERWAMKI 2016 DIRENCANAKAN DI SINGAPURA

675 dibaca
Robby R. Repi, S.H., M.Th

Awalnya ide untuk mengadakan Musyawarah Besar (Mubes) V 2016 PERWAMKI (Perkumpulan Wartawan Media Kristiani Indonesia) di negeri tetangga Singapura, berasal dari Ketua PERWAMKI, Yusak Tanasyah, M.Th. Namun ide yang tadinya dianggap iseng itu ditanggapi serius oleh para anggota PERWAMKI. Kemudian oleh pengurus PERWAMKI ditetapkanlah mantan Ketua PERWAMKI yang juga Direktur Penerbit Buku Kalam Hidup, Robby R. Repi, S.H., M.Th sebagai ketua panitia. 
Robby yang juga Wakil Sekretaris Umum PGLII dan Convocator FUKRI (Forum Umat Kristiani Republik Indonesia) menerangkan, ia bersedia ditetapkan sebagai ketua panitia dengan dukungan tim PERWAMKI. Menurut Robby yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Kalam Hidup, PERWAMKI sudah pernah mengadakan acara Mubes 2013 di Bali dan sukses, sekarang bagus juga diadakan di luar negeri sekalian refreshing. “Kita rencanakan pada Oktober 2016 diadakan Mubes V PERWAMKI itu,” paparnya. 
“Meskipun kita juga sedang mengkaji secara hukum, apakah organisasi seperti PERWAMKI yang sudah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM RI bisa mengadakan acara di luar negeri. Kalau tidak bisa, di dalam negeri pun bisa kita adakan. Ide ini sudah saya sampaikan pada teman-teman senior PERWAMKI, seperti Emanuel Dapaloka, Jonro I. Munthe, Novi Suratinoyo, Celestino Reda, Rionaldo dan Markus. Mereka mendukung. Tentu usaha ini harus kita dukung pula dengan doa,” pungkas pria yang masih menekuni studi S3 teologi ini. 
Yusak Tanasyah pun sudah menyebarkan informasi lewat Group WA PERWAMKI setelah rapat baru-baru ini, bahwa Mubes V PERWAMKI direncanakan di Singapura. “Rencana ini tentunya akan kami sampaikan kepada para Penasihat dan Pembina PERWAMKI, seperti Pak Pdt. Nus Reimas, Constant Ponggawa, Said Damanik, Jose Silitonga, Bonar Simangunsong, H.P. Panggabeam, Harsanto Adi, Ibu SAL Tobing, Pak Murphy Hutagalung dan sejumlah tokoh lainnya. Mari kita dukung dengan doa agar rencana ini diberkati Tuhan Yesus,” ujar Yusak.

Berita Terkait