Musyawarah Nasional Alumni Penabur Indonesia Diadakan di Jakarta

738 dibaca
Suasana acara bersama alumni Penabur di Jakarta.

 BERITANARWASTU.COM. Salah satu kenangan yang tak terlupakan adalah masa-masa di sekolah. Dari masa indah tersebut tidak hanya terselip cerita manis, melainkan ada ikatan emosi dalam rasa dan asa. Itu juga yang digulirkan oleh Alumni Penabur Indonesia melalui Musyawarah Nasional (Munas Alpenindo) yang mengusung tema “Peran Alumni Penabur Indonesia Dalam Transformasi Pembangunan Nasional Berbasis Teknologi” yang diselenggarakan di SMAK 1 BPK Penabur, Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Sabtu, 30 September 2017 lalu.

 Pertemuan akbar itu dapat dirasakan multimanfaatnya oleh tiap alumni yang dating. Acara itu, selain sebagai wadah temu kangen, juga wadah menjalin kebersamaan dan meluaskan jejaring (networking) dalam lingkup alumni Penabur Indonesia lintas generasi dan angkatan, lintas kota dan wilayah, sekolah dan strata semua sekolah BPK Penabur. Acara tersebut digunakan juga untuk berbagi pengalaman dan kiat sukses melalui diskusi panel aspiratif dengan masing-masing pembicara, seperti Drs. Enggartiasto Lukita (Menteri Perdagangan RI), Ir. Eka Putra Wirya (CEO Ekatama Group), Santoso (Direktur BCA) dan Ir. Robert Robianto (Ketua Umum Yayasan BPK Penabur).

 Di sesi pertama, Enggartiasto Lukita yang juga alumni BPK Penabur, didapuk memberikan arahan (keynote speech). Di samping memaparkan kinerja dari lembaga yang dipimpinnya, Enggar yang kelahiran Cirebon, Jawa Barat, 12 Oktober 1951 itu pun memiliki integritas teruji dalam menunaikan setiap pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. Dan ia giat dalam pemberantasan para mafia di sektor riil.  “Peningkatan ekspor dan pengembangan industri dalam negeri harus terus digalakkan. Mengkonsumsi buah dan sayuran dari negeri sendiri ketimbang dari luar negeri (impor) sangat dianjurkan,” ujar mantan aktivis GMKI itu.

 

 

Dengan begitu, kita tidak hanya meningkatkan ekonomi republik ini, tapi juga menumbuhkan rasa kebangsaan dan semangat nasionalisme,” kata Enggartiasto Lukita yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) periode 1992-1995 dan kini salah satu petinggi Partai NasDem serta ia mantan anggota DPR-RI.

             Selain itu, Eka Putra Wirya yang dikenal sebagai CEO Ekatama Group yang sukses, membagi pengalaman dan kiat suksesnya dalam dunia usaha. Menurut alumni SMAK 1 Penabur, Jakarta, lulusan tahun 1977 itu, kita mesti bisa menjadikan krisis sebagai pembelajaran dan peluang, berani melangkah sebagai kunci kesuksesan, dan dominasi market dengan menjadi nomor satu dalam bidang masing-masing. Sedangkan Santoso sebagai Direktur BCA menjelaskan dunia perbankan yang saat ini memanfaatkan teknologi, sehingga sangat membantu nasabah dalam bertransaksi.

              Mengenai dunia pendidikan, Robert Robianto menjelaskan tantangan BPK Penabur dalam dunia pendidikan sekarang. Salah satu kendalanya adalah kebijakan pemerintah mengenai kurikulum, peraturan dan lain sebagainya. Selain itu, menurut pria yang termasuk dalam “21 Tokoh Kristiani 2015 Pilihan Majalah NARWASTU” ini, setiap pengajar/guru harus melek teknologi, mengingat para siswanya sudah paham akan teknologi.

Acara yang berlangsung hingga malam hari itu, juga membahas berbagai hal melalui Komisi A dan B, seperti arah kebijakan umum program utama dan pedoman penganggaran Alpenindo (rencana anggaran pendapatan dan belanja organisasi) serta isu-isu strategis sekaligus peran kebangsaan Alpenindo. Menurut Ir. Aries Wimaruta, M.M. selaku Penanggung Jawab Musyawarah Nasional Alumni Penabur Indonesia saat ditemui Majalah NARWASTU di sela-sela acara, menjelaskan, mereka ingin agar tercipta kesinergian dalam aneka transformasi dan pola kemitraan.

Kemitraan itu, ujarnya, terintegritasi terpadu di sektor riil dan keuangan yang dapat diimplementasikan oleh sumber daya manusia berkualitas unggul dan berkarakter positif. Dan Alumni Penabur Indonesia ingin bekerjasama dengan Badan Pendidikan Kristen (BPK) Penabur dan dunia usaha yang didukung dengan transformasi kebijakan Pemerintah RI. Ia pun berharap para pengurus tingkat pusat dan wilayah SLTAK BPK Penabur yang akan dilantik pada sidang pleno ketiga dapat mengemban peran dan tugas yang dipercayakan oleh Alumni Penabur Indonesia dalam kepengurusan masa bakti 2017-2022. BTY

Berita Terkait