Pengaruh Masa Lalu Pada Pasangan

(Sumber: “Fokus Pada Keluarga (FPK)”, Jakart 826 dibaca


Beritanarwastu.com. Pertanyaan:
Konselor yang terhormat, saya  berkenalan dengan istri  ketika kami sama-sama bekerja sebagai karyawan baru di sebuah perusahaan  elektronik terkemuka.  Kami menikah empat tahun yang lalu, dan dikaruniakan  seorang putri yang cantik.  Satu ketika  saya membuka album lama foto-foto istri saya  semasa dia kuliah dan terlihat dia berpelukan mesra dengan mantan pacarnya saat diwisuda. Hal ini membuat saya cemburu dan jengkel sekali.
Sebelum menikah dia telah tiga kali pacaran dan semuanya putus, karena  orangtuanya tidak merestui. Ketika saya naksir dengannya dia sedang  didekati oleh seseorang, dan menurut ceriteranya,  dia adalah mantan teman  sekolah di SMU. Saya  pernah mencari tahu dan mendapatkan semua informasi tentang mantan pacar-pacarnya, 
karena saya ingin tahu tentang detailnya, namun semua itu membuat saya sakit hati. Saya sadar bahwa hal seperti  itu tidak perlu dilakukan, karena akan menimbulkan keributan dan istri saya merasa  terpojok.  Saya berusia 35 tahun dan istri  32 tahun.  Apa pendapat Anda tentang hal ini?        
(Edo, Jakarta).
 
  
 
Jawaban:
Bapak Edo yang baik, kelihatannya Anda  tidak menyadari bahwa Anda sedang terjebak dengan pemikiran Anda sendiri yang pada akhirnya membuat Anda merasa cemas,  jengkel, waswas  dan akhirnya cemburu buta. Di lain pihak, istri juga merasa  jengkel karena selalu didesak dengan pertanyaan yang sebenarnya tidak penting untuk dibahas saat ini. Mengapa? Karena Anda telah menikah empat tahun dan semuanya menjadi bagian dari masa lalu.  
Kekhawatiran Anda terhadap kemampuan Anda  terhadap cinta istri, itulah yang membuat Anda mempunyai persepsi bahwa istri lebih mesra dengan pacar-pacar yang terdahulu, sehingga  Anda curiga bahwa istri  lebih enjoy di masa lalu, hal ini terjadi karena Anda kurang percaya diri.
Anjuran kami agar Anda tidak perlu lagi untuk  mencari tahu  dan mengingat masa-masa lalu  istri maupun Anda sendiri. 
Hadapilah realita bahwa Anda telah dipilihnya sebagai pria yang terbaik  untuk dicintainya sepanjang hidupnya. Dengan mencari kekurangan pada istri Anda, hal ini merupakan cerminan dari kekurangan yang Anda miliki namun tidak Anda sadari.
Adalah lebih baik  menumbuhkan cinta kasih yang lebih mendalam setiap hari dengan cara saling memberi dan menerima kekurangan maupun kelebihan masing-masing. Berbicaralah secara jujur dan terbuka, ungkapkanlah  rasa cinta  Anda kepadanya, daripada sibuk  memikirkan masa lalu, yang akhirnya mengganggu kebahagiaan Anda dan istri.  Jadikanlah istri Anda  adalah seseorang yang  sangat penting, yang tanpa dia Anda tidak dapat  melakukan apapun juga.  



Ruang Keluarga 
Oleh : Fokus  Pada Keluarga
Untuk Informasi : Hubungi Departemen Media Fokus Pada
 Keluarga 021. 54202077  ext 1224
Layanan Konsultan :Konselor Fokus Pada Keluarga 
                          Senin s/d Jumat , pukul 09.00 – 16.00 WIB



 

Berita Terkait