Pengurus Pusat GMKI Masa Bakti 2018-2020 Dikukuhkan

258 dibaca
Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) masa bakti 2018-2020 resmi dikukuhkan pada Rabu, 31 Oktober 2018 lalu di Gereja HKBP Kernolong, Jakarta Pusat.

Beritanarwastu.com. Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) masa bakti 2018-2020 resmi dikukuhkan pada Rabu, 31 Oktober 2018 lalu di Gereja HKBP Kernolong, Jakarta Pusat. PP GMKI periode 2018-2020 ini dinakhodai oleh Korneles Galanjinjinay dari Cabang Makasar sebagai Ketua Umum dan David Sitorus dari Cabang Bandung sebagai Sekretaris Umum.

Korneles dalam pidato pertamanya menyampaikan, bahwa momentum yang mau diambil pada pengukuhan PP GMKI kali ini adalah semangat 501 tahun reformasi gereja, yang dalam artian bahwa GMKI ke depan harus juga mereformasi diri demi mengimbangi arus modernisasi yang begitu pesat, termasuk di dalamnya arus modernisasi teknologi.

Dampak modernisasi di era teknologi ini, sadar atau tidak sadar telah merasuk hingga ke pola-pola gaya hidup yang kemudian juga melahirkan gaya hidup yang baru, baik di kalangan masyarakat ataupun di kalangan mahasiswa/pelajar, maka lahirlah kemudian generasi baru yang kita kenal saat ini sebagai generasi era melanial.

Saat ini, GMKI sudah diisi oleh mahasiswa-mahasiswa era melanial, yang secara langsung membawa arus gaya pergerakan yang baru, yang lebih sesuai dengan jaman, lebih modern dan lebih melanial. Tapi kemudian juga menjadi terasa asing bagi mereka yang lebih dulu menjalani kehidupan di dalam organisasi itu sendiri. Oleh karena itu, GMKI senantiasa harus tetap mengubah diri setiap jamannya sebagai wujud dari bukti kemajuan proses dari organisasi itu sendiri. Organisasi yang tidak mengalami perubahan, yang stagnan adalah organisasi yang gagal.

"GMKI harus melihat era melanial hari ini sebagai peluang, peluang untuk mereformasi diri sebagai organisasi yang lebih modern dan sesuai dengan jaman perkembangan teknologi yang sangat pesat ini, tapi ingat, kita mengubah pola gerakan-gerakan tanpa mengubah nilai-nilai perjuangan yang oikumenis dan nasionalis. Reformasi gerakan yang tetap bertujuan untuk menjaga keutuhan bangsa dari serangan-serangan dalam bentuk apapun, termasuk penyebaran paham intoleran dan radikal melalui jaringan virtual teknologi internet," ujar Korneles.

Pola gerakan yang cenderung membosankan dan menghabiskan waktu, maka harus bergeser ke pola gerakan yang lebih menyenangkan, efektif dan bermakna dengan memanfaatkan teknologi dan kreatifitas yang dimiliki para kader dengan tujuan yang tetap kritis dan independen. Serah terima kepengurusan PP GMKI masa bakti 2016-2018 ke PP GMKI masa bakti 2018-2020 ini dikukuhkan dan didoakan langsung oleh Ketua Umum PGI, Pdt. Dr. Henriette T. Hutabarat-Lebang. Dalam sambutannya, ia tak lupa mengajak segenap lembaga-lembaga Kristen, secara khusus organisasi mahasiswa GMKI sebagai bagian dari gereja agar memperkokoh kerja sama untuk sama-sama  berjuang menegakkan kebenaran, keadilan dan damai sejahtera di tengah-tengah masyarakat.

“Kerja sama harus terus kita perkokoh, sehingga kehadiran-kehadiran mahasiswa secara khusus organisasi kristen sebagai bagian dari gereja agar berjuang bersama. Sehingga di tengah-tengah masyarakat, kita ikut serta menghadirkan kebenaran, keadilan dan damai sejahtera untuk segenap manusia dan untuk semua ciptaan,” ungkap Pdt. Dr. Henriette dalam sambutannya di depan seluruh civitas gerakan dan para undangan yang hadir di tempat pelantikan dilangsungkan.

            Adapun susunan Pengurus Pusat GMKI masa bakti 2018-2020, yaitu Ketua Umum: Korneles Galanjinjinay, Sekretaris Umum: David V.H. Sitorus, Kabid Organisasi: Jefri Gultom, Sekfung Organisasi: Alhendri Fara, Sekfung Litbang: Almara Dwi Putra, Kabid PKK: Johnson, Sekfung Kader: Mark Tallu, Sekfung Kerohanian: Advent Sagala, Kabid Akspel: EF Pranoto, Sekfung Gereja PT: Mathius yaboisembut, Sekfung Masyarakat: Patricho Adoe, Kabid Medko: Benardo Sinambela, Sekfung Medko: Yosua Abib Mula, Kabid HI: Amos Lafu, Sekfung HI: Bryant Jonathan, Kabid Ekonomi Kreatif: David H Sirait, Sekfung Ekonomi Kreatif: Hubert Marpaung, Kabid Pemberdayaan Perempuan: Burju Silaban, Sekfung Pemberdayaan Perempuan: Yowanda, Bendum: Nathalia F Mahuddin, Wabendum: Andrella Hutabarat dan Wasekum: Michael Anggi. KT

Berita Terkait