Pengurus Sinode GBI Diundang Presiden RI ke Istana Negara

1048 dibaca
BPH Sinode GBI diabadikan bersama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta.

BERITANARWASTU.COM. Menjadi gereja terbesar kedua di Indonesia, Sinode Gereja Bethel Indonsia (GBI) tentu memiliki suara yang signifikan dan tidak bisa dianggap sebelah mata. Di negeri ini, GBI diperhitungkan melalui sejumlah program kerjanya yang memberikan dampak positif, dan tidak hanya untuk para jemaatnya, melainkan juga bagi orang banyak. Hal itu rupanya menjadi daya tarik dan memberi kesan tersendiri bagi Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo. Sehingga Jokowi mengundang para petinggi Badan Pengurus Harian (BPH) Sinode GBI yang diketuai oleh Pdt. Dr. Japarlin Marbun untuk datang ke Istana Negara, Jakarta, guna menemui orang nomor satu itu pada Senin, 21 Agustus 2017 lalu.

"Kami diundang ke Istana Negara menemui Bapak Presiden Joko Widodo. Dan beliau mengucapkan rasa terima kasih kepada Gereja Bethel Indonesia, yang sudah berbuat banyak kepada masyarakat. Kami juga membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, dan segala hal yang telah dilakukan oleh pemerintah. Tidak lupa kami menyampaikan rasa apresiasi kepada Bapak Presiden yang pada 17 Agustus 2017 lalu, tepat di hari kemerdekaan, beliau mengumpulkan para mantan presiden," jelas Pdt. Japarlin Marbun di hadapan sejumlah awak media usai diterima oleh Presiden Joko Widodo.

Dalam pertemuannya itu, Pdt. Japarlin Marbun didampingi oleh sejumlah pengurus dan tokoh senior BPH GBI, seperti Pdt. Ir.  Suyapto Tandyawasesa, M.Th, Pdt. Soehandoko Wirhaspati, M.A., Pdt. Budiyanto Totong, Pdt. Dr. dr. Dwidjo Saputro, Pdt. Yorry Tasik, Pdt. Julius Ishak, M.Sc, Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham, Pdt. Naftali Untung, M.Th, dan Pdt. dr. Josafat Mesach, M.Th. Pdt Japarlin Marbun yang termasuk dalam “21 Tokoh Kristiani 2015 Pilihan Majalah NARWASTUmenjelaskan, ada berbagai program yang selama ini telah dilakukan oleh GBI, seperti mendirikan pelayanan sosial kemanusiaan, PAUD yang tersebar di berbagai daerah, poliklinik, bantuan-bantuan tanggap bencana alam, relawan-relawan Tagana sekitar 7 ribuan dan pelayanan keluarga.

 

 

Pdt. Dr. Japarlin Marbun (kanan) bersalaman dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 21 Agustus 2017 lalu.

 

Program GBI itulah yang kemudian menarik perhatian dari Presiden Jokowi, yang juga mantan Wali Kota Solo. Dan Jokowi pun membahas soal pengentasan kemiskinan yang tengah dilakukan pemerintah, dan mengajak GBI untuk ikut berperan serta. "Presiden berpesan kepada GBI karena ada sampai ke daerah-daerah pedalaman. Sehingga kita juga bisa mengetahui perkembangan pembangunan sampai ke daerah-daerah,” ujarnya.

Di sisi lain, Pdt. Dwidjo Saputro sangat terkesan dengan penyambutan dari Presiden Joko Widodo, yang menurutnya, sosok yang mencintai rakyat, melayani dan rendah hati. Sedangkan Pdt. Suyapto Tandyawasesa menuturkan perihal daerah perbatasan dan Papua yang juga disoroti oleh Presiden Joko Widodo. "Papua merupakan bagian dari NKRI dan untuk daerah perbatasan GBI sangat mengapresiasi kerja pemerintah," kata Bendahara Umum BPH GBI yang termasuk dalam “21 Tokoh Kristiani 2011 Pilihan Majalah NARWASTU” itu. BTY

Berita Terkait