Pdt. Lusiana Harianja Pella, M.Th
Perlu Perhatian untuk Melayani Anak-anak

706 dibaca
Pdt. Lusiana Harianja Pella, M.Th

Beritanarwastu.com Iman yang kokoh harus sejak dini dibekali kepada anak-anak agar mereka bisa menghadapi tantangan zaman. Sekarang tantangan zaman makin berat, seperti ada bahaya teroris, bahaya narkoba, ajaran sesat, bahkan akibat perkembangan media sosial (medsos) banyak anak-anak yang lebih suka dengan teknologi ketimbang beribadah atau membaca Alkitab. Karenanya, gereja-gereja maupun orangtua perlu memberikan perhatian untuk melayani anak-anak agar imannya tak tergilas oleh zaman. Mereka mesti sejak awal dikenalkan kepada Yesus Kristus.

                Itulah yang disampaikan Hamba Tuhan asal GPIB yang termasuk dalam salah satu “Tokoh Kristiani 2014 Pilihan NARWASTU”, Pdt. Lusiana Harianja Pella, M.Th kepada NARWASTU baru-baru ini. Keluarga-keluarga Kristen, katanya, harus memperhatikan pentingnya iman yang teguh bagi anak-anak. “Misalnya, apakah pernah kita buat anak-anak membaca ayat-ayat Alkitab tiap malam, sehingga mereka juga bisa mengetahui ayat-ayat Alkitab? Apakah anak-anak sudah terbiasa berdoa bersama orangtuanya setiap malam? Ini penting diperhatikan,” ujarnya.

                Menurut Pdt. Lusiana Harianja, saat terjadi ledakan bom bunuh diri di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, pada medio Januari 2016 lalu, banyak orang ketakutan. Apalagi itu dilakukan orang yang mengaku beragama, namun dia melakukan pembunuhan terhadap nyawa orang lain. Orang yang melakukan bunuh diri untuk membunuh orang lain, jelas dosa, dan itu sakit jiwa. Sehingga kita orang Kristen harus terus berdoa dan mengandalkan Tuhan di dalam hidup kita ini. “Kita jangan takut, tetap berdoa, karena pemilik dunia yaitu Tuhan melindungi kita,” ujar istri tercinta Mangiring Harianja, MBA ini.

                Menurut Pdt. Lusiana, dalam keluarganya ia ada kebiasaan untuk berdoa bersama anak-anaknya sembari membahas ayat Alkitab. “Pernah saat kami membaca Alkitab soal Yesus yang tidur di sebuah perahu, lalu perahu mereka diamuk badai, lalu murid-muridNya ketakutan. Di situ anak saya mengatakan, memang wajar saja kalau murid-murid ketakutan lalu membangunkan Yesus. Karena air juga sudah masuk ke perahu. Jadi sekalipun Yesus mengatakan, murid-murid itu jangan takut, sebagai manusia murid-murid wajar takut. Namun bersama Yesus kita akan dilindungi sekalipun ada badai kehidupan,” paparnya.

                Pdt. Lusiana Harianja menerangkan, saat ini banyak anak-anak sangat senang main gadget atau media sosial. Sehingga waktu mereka banyak tersita untuk main gadget. Untuk itu, katanya, agar iman mereka jangan terpengaruh dengan gemerlapnya dunia atau teknologi dunia, maka iman mereka harus kembali diteguhkan dengan film-film Yesus yang bisa diputar lewat video. Lalu guru sekolah minggu memberi penjelasan soal film itu. Jadi tak cukup lagi penjelasan tentang Yesus hanya lewat lisan, namun perlu melalui gambar-gambar dan suara agar menarik.

                Pada Tahun Baru 2016 ini, kata Pdt. Lusiana Harianja, ia bersama sejumlah rekan-rekan pelayanannya ingin membentuk sebuah yayasan yang ingin memberikan perhatin terhadap pelayanan anak-anak agar iman mereka teguh. Karena kalau sejak kecil iman anak-anak sudah dibekali dengan pengenalan akan Yesus Kristus, maka ketika mereka menanjak mau pemuda atau dewasa, mereka sudah punya bekal. “Karena anak-anak yang paling mudah dipengaruhi dan mendapat bahaya, baik dengan ajaran-ajaran sesat, maupun dengan peredaran narkoba,” tegasnya.

Dalam menghadapi akhir zaman sekarang, katanya, berawas-awaslah, jangan kita gelisah. “Sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan.  Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat. Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru. Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena namaKu,  dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci.

Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.  Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya" (Matius 24:1-14)

                Kita harus tetap pegang janji Tuhan dalam Yesaya 41:10 (5 M). Jangan takut karena BAPA yang Menyertai, BAPA Meneguhkan, BAPA Menolong, BAPA Memegang engkau dengan tangan kanan dan BAPA Membawa kemenangan.  “Mazmur 37 ayat 5 mengatakan, serahkanlah hidupmu kepada Tuhan, dan percayalah kepadaNya, maka Ia akan bertindak. Janji Tuhan itu harus kita pegang. Jadi tetap semangat, tetap berkarya Tuhan Yesus memberkati kita semua,” katanya. TS

Berita Terkait