PERWAMKI Minta Publik Cerdas Menyikapi Berita Hoax yang Meresahkan

191 dibaca
Tampak di foto ini diabadikan Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi NARWASTU, Jonro I. Munthe, S.Sos, Dr. Yusak Tanasyah, M.Pdk (Ketua Umum PERWAMKI) dan Robby R. Repi, S.H., M.Th (Pemimpin Redaksi Majalah "Inspirasi") di kantor Redaksi Majalah NARWASTU.

Beritanarwastu.com. Pada Kamis siang, 4 Oktober 2018 lalu kantor Redaksi Majalah NARWASTU kedatangan dua orang tamu. Keduanya sahabat jurnalis dan pengurus ormas Kristiani. Kedua tamu itu, Dr. Yusak Tanasyah, M.Pdk (tengah) dikenal Ketua Umum BPP PERWAMKI (Perkumpulan Wartawan Media Kristiani Indonesia), dan Roby R. Repy, S.H., M.Th (kanan) adalah Wakil Sekretaris Umum PGLII, Pemimpin Redaksi Majalah "Inspirasi", mantan Ketua Umum PERWAMKI dan Convocator FUKRI (Forum Umat Kristiani Republik Indonesia). Banyak yang dibicarakan dengan Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Majalah NARWASTU, seperti halnya sahabat yang sharing dan berbagi informasi. Misalnya tentang kondisi gereja, masyarakat dan Indonesia terkini, yang ramai dengan bencana alam, berita hoax dan pertarungan para caleg di Pemilu 2019.

    Dibahas juga soal rencana PERWAMKI yang akan mengadakan diskusi (seminar) dengan tokoh-tokoh nasionalis dan pemuka Kristiani untuk menyikapi keadaan atau kondisi bangsa terkini dalam waktu dekat ini, terutama dalam menyambut Pemilu dan Pilpres 2019. "PERWAMKI harus bisa memberi solusi dan pencerahan di tengah publik. Kita kaum wartawan adalah komunitas intelektual mesti mampu memberikan pencerahan lewat diskusi di tengah gereja dan masyarakat, terutama soal menghadapi hoax (berita bohong) yang bisa memecah belah persatuan bangsa. Sedangkan jurnalis Kristiani itu kan mesti menyuarakan Kabar Baik, seperti ajaran Yesus di tengah bangsa ini," ujar Robby Repi yang juga mantan Ketua Umum PERWAMKI dan bekas Direktur Penerbit Kalam Hidup.

    Yusak Tanasyah juga mengatakan, PERWAMKI akan terus mengajak kaum cendekiawan Kristen untuk memberi pencerdasan di tengah gereja dan masyarakat. Misalnya, bagaimana menyikapi berita hoax yang luar biasa mengganggu ketenteraman dan mengusik persatuan di negeri ini. Dan Yusak Tanasyah mengajak tokoh-tokoh Kristiani dan jurnalis Kristen agar memberi perhatian mencerdaskan umat agar jangan menjadi korban dan ikut jadi penyebar berita hoax serta kritis terhadap ungkapan-ungkapan elite politik. "Kita mesti memberitakan Injil atau Kabar Baik. Bukan menebar permusuhan dan ujaran kebencian di negeri ini," ujar Yusak Tanasyah yang juga Pemimpin Redaksi Kabarbaik.com dan mantan Pemimpin Redaksi Majalah "Journey" serta sering bepergian ke luar negeri untuk urusan gerejawi dan pendidikan teologi.

    Dalam kesempatan itu, disinggung juga mengenai peran kader-kader PERWAMKI di tengah gereja dan masyarakat oleh Yusak Tanasyah supaya terus berkembang dan memberi pengaruh yang positif. Misalnya, Emanuel Dapaloka (mantan Ketua Umum PERWAMKI) dan Pdt. Sapta Baralaska Siagian, M.Th (Wakil Ketua Umum BPP PERWAMKI) telah  menunjukkan kelasnya sebagai jurnalis berprestasi dan mampu menginspirasi banyak orang. Seperti Pdt. Sapta Siagian pada awal 2018 lalu mampu memenangkan atau juara dalam lomba penulisan tentang "Pancasila dan Radikalisme" yang diadakan TNI Angkatan Darat, sebuah institusi berprestise di negeri ini. Dan ini sebuah prestasi luar biasa, apalagi Pdt. Sapta Siagian mampu mengikuti kursus LEMHANNAS dengan hasil baik, yang tidak semua orang bisa mengikutinya, lantaran sudah menasional.

     Selain itu, Yusak dan Robby mengapresiasi konsistensi Majalah NARWASTU yang tiap akhir tahun selalu memberi penghargaan kepada "21 Tokoh Kristiani" yang dinilai berprestasi, mampu menginspirasi dan mampu memotivasi. Dan pemilihan tokoh-tokoh Kristiani ini telah menjadi perhatian banyak tokoh Kristiani, menjadi viral di medsos dan beritanya sampai dimuat media nasional. "Tentu kita bangga dengan Majalah NARWASTU yang terus konsisten mencermati kiprah tokoh-tokoh Kristiani di Indonesia," ujar Yusak Tanasyah yang fasih berbahasa Inggris.

Pertemuan itu diselingi dengan menyantap nasi Padang, dan ditutup dengan doa oleh Yusak Tanasyah yang juga pimpinan sebuah sekolah tinggi teologi di Jakarta. Dan Yusak mendoakan Majalah NARWASTU dan PERWAMKI supaya terus diberkati Tuhan Yesus dalam berkarya di tengah gereja dan masyarakat. KS

Berita Terkait