PGLII Gelar Perayaan Natal Bersama Tokoh-tokoh Gereja

811 dibaca
Suasana acara Natal dan Tahun Baru 2018 bersama Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili (PGLII) pada Senin, 15 Januari 2018 di Graha Karmel, Permata Hijau, Jakarta Selatan.

             BERITANARWASTU.COM. Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) menggelar perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 pada Senin, 15 Januari 2018 lalu di Graha Karmel, Permata Hijau, Jakarta Selatan. Acara yang dilaksanakan oleh Pengurus Pusat dan Pengurus Wilayah PGLII DKI Jakarta, yang juga dihadiri oleh undangan dari berbagai lingkup pemerintahan, aras gereja, lembaga keumatan dan awak media itu mengusung tema "Celebration, Salvation, Reconciliation" (Lukas 2:10-14) dan sub tema, "Melalui Natal Kita Menghadirkan Sukacita, Memberitakan Juruselamat dan Mewujudkan Perdamaian."

 

            Mengenai tema Natal itu, menurut Ketua Panitia Pelaksana, Pdt. Tommy Lengkong, M.Th, acara Natal bagi kaum Injili bukanlah sekadar suatu perayaan, namun kita mesti terus semangat memberitakan Injil kepada dunia. Injil atau kabar baik tentang Tuhan Yesus Kristus sebagai jalan keselamatan dan pewujud perdamaian manusia dan dunia.

            Sedangkan Ketua Umum PGLII, Pdt. DR. Ronny Mandang, M.Th dalam khotbahnya sesuai tema yang terambil dari Injil Lukas 2:10-14, bahwa Celebration diartikan sebagai kesukaan bagi seluruh bangsa. Jika itu bukan menjadi alasan, maka Natal tidak ada maknanya, sebab Natal adalah kita. Salvation berarti menjadikan Tuhan Yesus sebagai satu-satunya Tuhan dan Juruselamat. Karena hanya Dialah satu-satunya dan tidak ada Juruselamat yang lain. Sedangkan Reconciliation, kemuliaan Allah di tempat yang Maha Tinggi. Marilah kita berdamai dengan semua orang tanpa memandang suku, agama dan ras. "Mari berdamai dengan Tuhan, diri sendiri, sesama dan lingkungan," kata Pdt. Ronny Mandang. 
 

  

           Dalam perayaan Natal yang sedianya akan dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Prof. Dr. Anies Baswedan, namun diwakili oleh Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi itu, disampaikan pesan dari Gubernur, yaitu perayaan Natal sesungguhnya sebagai milik semua dan rumah kita untuk saling menghargai, berdamai dan percaya. “Mari jalin kebersamaan melalui kasih Tuhan kepada sesama di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya. Sedangkan Ketua Umum MPH PGI, Pdt. Dr. Henriette T. Hutabarat Lebang menyerukan agar damai sejatera dan sukacita kiranya melingkupi bangsa ini, yang hidup dalam masyarakat majemuk. Selain, menyalakan lilin Natal, para undangan yang hadir tak lupa ikut berfoto bersama. BTY

 

Berita Terkait