Pimpinan HKBP Sikapi Kasus Bom di Gereja Oikoumene

457 dibaca
Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing.

BERITANARWASTU.COM. Menyikapi pelemparan bom di Gereja Kristen Oikoumene, Samarinda, Kalimantan Timur, pada 13 November 2016 lalu, Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing meminta seluruh umat Kristen untuk tidak terpancing emosi menyikapi peristiwa tersebut. Sebagaimana diketahui, Gereja Oikoumene selama ini digunakan oleh beberapa gereja, dan pada saat kejadian itu jemaat HKBP yang sedang beribadah.

“Kami menyatakan turut berdukacita sedalam-dalamnya atas meninggalnya anak kami, Intan Marbun umur 2 tahun jemaat HKBP Samarinda Seberang. Kiranya Tuhan menghibur keluarga yang ditinggalkan. Dan kepada anak kami korban pemboman yang masih dirawat, doa kami Tuhan segera menyembuhkan. Dan seluruh keluarga tetap tabah dan kuat menghadapi pergumulan ini,” demikian pernyataan sikap tersebut.

Selain menyatakan keprihatinan, Ephorus baru HKBP itu juga berharap agar pelaku-pelaku tindakan tidak terpuji itu segera menyesali tindakannya. Dan mengajak umat untuk mendoakan pihak kepolisian dan pihak terkait agar bekerja dengan baik, mengusut peristiwa kelam itu dan menjamin keamanan beribadah di lingkungan itu dan daerah sekitarnya. Dia juga memohon kepada Pemerintah untuk menjamin kebebasan dan keamanan beribadah kepada setiap masyarakat yang beribadah kepada Tuhannya. TS

Berita Terkait