Seminar PEWARNA akan Bahas Eksistensi Pemuda Gereja

539 dibaca
Hotman Lumban Gaol, S.Th. Jurnalis muda energik, berprestasi dan Pemimpin Redaksi tabloid “Agape.”

BERITANARWASTU.COM. Kaum muda, seperti mahasiswa adalah generasi penerus bangsa. Dan pemuda pun calon-calon pemimpin yang kelak akan meneruskan perjuangan di negeri tercinta ini. Sehingga pemuda mesti beriman tangguh, bermental baja, punya skill (keterampilan), nasionalis, punya karakter, religius dan punya integritas. Integritas artinya: Apa yang diucapkan mesti sejalan dengan apa yang dijalankan.

              Nah, sekaitan dengan itulah, pada Hari Sumpah Pemuda pada Jumat, 28 Oktober 2016 ini, PEWARNA (Persatuan Wartawan Nasrani) Indonesia akan mengadakan sebuah seminar di Graha Bethel, Jakarta Pusat, dengan tajuk “Refleksi 88 Tahun Sumpah Pemuda, Quo Vadis Pemuda Gereja.” Pembicara di seminar ini diundang dari kalangan politisi nasionalis, tokoh organisasi kepemudaan dan aktivis pemuda gerejawi. Salah satu pembicara yang cukup terkenal, Ir. Leo Nababan, anggota jemaat Gereja HKBP, tokoh Kosgoro 1957, mantan Ketua DPP Partai Golkar, bekas Staf Khusus Ketua DPR-RI, dan Penasihat DPP AMPI (Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia).

          PEWARNA Indonesia yang kini dipimpin ketua umum dan sekjen, Jusuf Mujiono (Pemimpin Umum majalah Gaharu) dan Argopandoyo Tri Hanggono (Penyiar di Radio RPK 96,30 FM) mempercayakan acara seminar ini diketuai Hotman Lumban Gaol, S.Th, yang kini dipercaya pula sebagai Wakil Ketua Umum PEWARNA Indonesia. Hotman alias Hojot Marluga yang merupakan jurnalis muda energik dan berprestasi, pun aktif sebagai Pemimpin Redaksi tabloid Agape, pentolan penerbit buku Halibutongan, motivator muda dan penulis di rubrik “Antusiasme” di Majalah NARWASTU. HB

 

Berita Terkait