Sinode GKSI Terus Berdoa untuk Bangsa dan Pemilu 2019

163 dibaca
Pdt. Dr. Matheus Mangentang (tengah) di sebuah acara Sinode GKSI di Jakarta.

Beritanarwastu.com. Sinode Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) yang merupakan anggota PGI, yang dipimpin Pdt. Dr. Matheus Mangentang, M.Th terus mencermati aneka kejadian yang terjadi di negeri ini. Mulai dari bencana alam dan tsunami yang terjadi pada 28 September 2018 lalu di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, kemudian pesawat yang jatuh, tanah longsor hingga tsunami yang terjadi di Selat Sunda. Dan itu menjadi bagian dari doa jemaat dan para pelayan di gerejanya. Seperti disampaikan Sekretaris Umum Sinode GKSI, Pdt. Nicodemus Sabudin, M.A., M.Th, jemaatnya terus mendoakan pemerintah agar bisa melakukan kebijakan-kebijakan yang terbaik untuk menolong dan mensejahterakan rakyat, termasuk menolong korban bencana alam itu. "Kami berdoa untuk korban bencana alam agar mereka selalu diberikan kekuatan dan penghiburan oleh Tuhan. Dan gereja-gereja pun harus ikut membantu sesama," ujarnya kepada Majalah NARWASTU baru-baru ini di Jakarta.

              Pdt. Nicodemus menambahkan bahwa gereja memang tak bisa terlibat dalam politik praktis, namun gereja bersama jemaat ikut berdoa bagi pemerintah, partai politik, penyelenggara pemilu dan warga masyarakat agar ikut menyukseskan Pemilu  dan Pilpres 2019. Dan semua anak bangsa, termasuk gereja-gereja di Indonesia pasti menginginkan Pemilu 2019 atau Pemilihan Presiden-Wapres RI 2019 agar berjalan aman, damai dan sukses. Pdt. Matheus Mangentang kepada majalah ini pun pernah mengatakan, kita harapkan agar muncul pemimpin yang berjiwa melayani, takut akan Tuhan dan terus menegakkan ideologi Pancasila di NKRI ini. "Kita terus berdoa untuk pemerintah, termasuk buat Pak Presiden RI Joko Widodo agar terus ditolong dan diberkati Tuhan dalam memimpin bangsa yang besar ini," ujar Pdt. Matheus Mangentang suatu saat kepada Majalah NARWASTU. LK

Berita Terkait