SMP BPK Penabur Harapan Indah Adakan Seminar Bakat Anak

201 dibaca
Acara seminar seputar bakat anak di BPK Penabur Harapan Indah, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Beritanarwastu.com. Anak yang IQ-nya tinggi belum tentu berprestasi. Ada IQ-nya tinggi karena suka main game. Ada pula anak yang gemar bicara, serta ada anak yang bicara sedikit. Dan ada pula yang hati-hati bicara. Anak yang banyak bicara itu sesungguhnya energinya banyak. Anak yang ekstrovert itu suka diskusi dan suka bicara. Kegiatan membaca itu biasanya dilakukan anak yang introvert. Sehingga sejak kecil dari komunikasi, komitmen dan aktivitas seorang anak sesungguhnya sudah bisa diketahui jadi apa kelak ia cocok. Apakah jadi dokter, seniman, psikolog, wartawan, pengacara, arsitek, acconting, guru atau seniman. Demikian disampaikan Fidelis Waruwu, M.Sc. Ed, saat berbicara seputar bakat anak di Aula BPK Penabur Harapan Indah, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu 13 Oktober 2018 lalu.

                    Menurutnya, orang yang tidak banyak bicara biasanya cocok jadi arsitek, accounting atau dokter bedah. Sedangkan yang banyak bicara, apalagi bisa mempengaruhi banyak orang, cocok jadi rohaniwan, motivator, pengacara atau wartawan. Katanya lagi, anak yang ekstrovert itu cenderung mengeluarkan secara terbuka apa yang ia pikirkan dan rasakan. "Biasanya orangnya pintar bicara dan pintar mempengaruhi orang lain. Kalau marah ia tunjukkan," cetusnya. Di pihak lain, tukasnya ada anak berjiwa komandan yang maunya segala pekerjaannya cepat selesai. Biasanya ini cocok jadi pengusaha yang punya bawahan dan cenderung sukses. Pada sisi lain disampaikan pula bahwa anak-anak sejak kecil mesti dilibatkan di kegiatan rohani atau sekolah minggu, karena itu sangat baik untuk perkembangan hidupnya. Dikatakan pula, Tuhan itu luar biasa, karena memberi setiap anak bakat atau talenta itu berbeda-beda. Sejak kecil pula anak-anak diminta agar menyenangi pelajaran Matematika atau Fisika. Biasanya mereka senang pelajaran ini jika gurunya juga disenangi. KM

Berita Terkait