Tahun Baru Imlek 2571 dan Memohon Berkat Kepada Tuhan

*Oleh: Junitha Kristin, S.E. 68 dibaca
Keluarga yang rukun dan damai merayakan Hari Raya Imlek.

Beritanarwastu.com Pada Sabtu, 25 Januari 2020 lalu, keluarga besar kami merayakan Tahun Baru Imlek 2571 atau tahun 2020, yang lebih dikenal dengan Chinese New Year. Ini merupakan perayaan penting buat orang-orang Tionghoa. Perayaan Tahun Baru Imlek 2020 dirayakan pada hari pertama, di bulan pertama di penanggalan Tionghoa, dan berakhir dengan dirayakannya Cap Go Meh, yang dihitung lima belas hari dari perayaan Tahun Baru Imlek. Tahun Baru Imlek dikenal sebagai malam pergantian tahun, dan pada malam Tahun Baru Imlek kami merayakan acara makan malam bersama anggota keluarga. Ini merupakan sebuah acara syukur kepada Tuhan Yang Maha Rahmat dan berkumpulnya sebuah keluarga. 

         Serta kami juga menyalakan kembang api, sebagai simbol untuk mengusir hal-hal buruk di tahun sebelumnya, dan mengharapkan tahun baru yang lebih bahagia, sehat, sukses dan makmur. Dan tradisi unik yang kami percayai turun menurun, yaitu membersihkan rumah, biasanya dilakukan satu hari menjelang Imlek. Karena tradisi ini dianggap untuk membuang keburukan yang menghalangi keberuntungan. Dan pada Hari Raya Imlek pula kami tidak diperbolehkan menyapu lantai, atau membersihkan peralatan dapur. Berdasarkan kepercayaan Tionghoa kuno, hal itu dipercaya dapat membuat rezeki tersapu dari rumah. 

       Pada perayaan Imlek ini, kami biasanya memakai baju warna merah yang dipercaya sebagai warna kesejahteraan, kekuatan dan membawa keberuntungan. Hari Raya Imlek ini juga waktu yang tepat untuk mengunjungi sanak saudara untuk mempererat tali persaudaraan. Biasanya pada perayaan Imlek ini dihidangkan masakan khas, seperti babi panggang, babi hong, tihi, rebung, mie goreng, ayam rebus, bakso goreng, asinan sayur, kue keranjang, kue lapis legit dan jeruk. Itu menjadi makanan kami yang wajib saat Imlek. Dan acara yang paling dinanti-nantikan, yaitu acara bagi-bagi angpao (uang di amplop). Biasanya orang Tionghoa yang sudah menikah akan memberikan angpao kepada anak-anak dan orang tua. 

         Bagi-bagi angpao dipercaya untuk memperlancar rezeki di kemudian hari. Perayaan Imlek juga dimeriahkan dengan pergelaran liong dan barongsai yang melambangkan kebahagiaan dan kesenangan. Tarian naga dan singa dipercaya dapat mengusir roh-roh jahat yang mengganggu manusia. Acara Imlek saat ini biasanya oleh penganut Kristiani diadakan sambil berdoa atau beribadah. Pasalnya, inti dari perayaan ini adalah berkumpul bersama keluarga, bersyukur, berdoa, makan bareng dan berbagi dengan keluarga. Di dalam doa bersama itulah keluarga ini memohon berkat, perlindungan dan kebahagiaan kepada Tuhan di tahun yang baru. Selamat Hari Raya Imlek 2020 dan Tuhan Yesus Kristus menyertai kita.

 

* Penulis adalah jurnalis Majalah NARWASTU dan lulusan Universitas Gunadarma, Jakarta. 

Berita Terkait