Tubuh Penting Kebugaran agar Sehat

631 dibaca


Beritanarwastu.com. Semua orang selalu menginginkan tubuhnya segar. Dengan seabrek pekerjaan ditambah kegiatan di luar kantor, diperlukan tubuh yang tidak hanya sehat, tapi juga bugar. Bugar, kata spesialis Gizi Klinis Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Dr. Sri Sukmaniah merupakan syarat mutlak bagi profesional yang aktif dan sibuk. Bugar diartikan bisa melakukan berbagai aktivitas tanpa kelelahan berarti. Menurutnya, orang yang sibuk terutama orang yang hidup di kota besar, biasanya pola makannya tak teratur.

Jika terlambat makan, tubuh akan kurang pasokan energi atau bahan bakar. “Akibatnya cadangan energi tubuh dibongkar. Jika energi selalu dibongkar akan timbul kelelahan yang lebih cepat, lebih berat, dan berkepanjangan. Jika tubuh bugar kalaupun mengalami kelelahan akan cepat pulih,” ujar Sri ketika berbicara dalam talk show  “Nutrisi dan Gaya Hidup Aktif” di Women’s Health Expo 2010 di Jakarta.

Seseorang jangan melewatkan waktu makan untuk mengatasi kondisi itu. “Biasanya dengan kondisi macet, waktu habis di jalan. Sehingga tidak sempat menyiapkan makanan sehat,” tukasnya. Supaya seseorang bugar diperlukan makanan sehat yang mengandung energi dan zat gizi. Sumber energi dan zat gizi ini akan membentuk sel-sel tubuh, misalnya, sel darah merah sehingga kondisi tubuh prima. Sel otak juga akan berfungsi baik, di mana seseorang bisa berpikir, belajar, mengingat, dan berkonsentrasi.

Agar kita bisa mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar diperlukan “5S”, yakni lingkungan sehat (mencakup sehat sosial dan lingkungan secara fisik), makanan sehat (meliputi jenis, jadwal, dan jumlah) yang cukup, berpikir sehat dan positif, istirahat sehat. Dan, yang terakhir adalah aktivitas sehat. “Lakukan kegiatan hobi. Dengan melakukan kegiatan yang menjadi hobi bisa terhindar dari stres,” ujarnya.

Mengkonsumsi makanan sehat yang seimbang dengan aktivitas menjadi penting. Pola makan sehat, teratur dan tidak berlebihan, sangat disarankan. “Kalau terlalu banyak, akan membebani lambung,” katanya. Menurutnya lagi, perbanyak minum air putih, hindari minuman beralkohol dan gula, serta mengkonsumsi sayuran dan buah.

Hidup di kota besar dengan segudang aktivitas, katanya, dibutuhkan sajian makanan yang praktis dan tetap mementingkan kadar gizinya. Jangan pula melewati jam makan, karena akan memicu selera ngemil. Sri Sukmaniah menambahkan, jika terpaksa melewati waktunya makan, bisa minum susu sebagai pengganti makan yang banyak dijual di pasaran. NU/US

Berita Terkait