Wali Kota Tangerang Selatan Hadiri HUT Ke-23 GKI Pamulang

427 dibaca
Wali Kota Tangerang Selatan, Hj. Airin Rachmi Diany, S.H., M.H., M.kn hadir di GKI Pamulang.

Beritanarwastu.com. Di ulang tahunnya ke-23 yang jatuh persis pada Minggu 23 September 2018 yang lalu, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, mendapatkan dua hadiah istimewa sekaligus. Yang pertama, diterbitkannya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) GKI Pamulang yang tertuang dalam keputusan Wali Kota Tangerang Selatan Nomor 645.8/1331-DPMPTSP/OL/2018. Menjadi hadiah ulang tahun yang luar biasa, karena sudah menjadi pergumulan lama bagi GKI Pamulang untuk mendapatkan IMB rumah ibadah setelah selama ini hanya berjalan dengan izin sebagai ruang serba guna. IMB yang baru dikeluarkan tersebut diserahkan kepada Majelis Jemaat GKI Pamulang beberapa hari sebelum ulang tahun ke-23GKI Pamulang.

          Hadiah istimewa kedua yang diterima Jemaat GKI Pamulang adalah hadirnya Wali Kota Tangerang Selatan Hj. Airin Rachmi Diany, S.H., M.H., M.kn langsung di tengah-tengah jemaat setelah ibadah minggu bersama jajarannya. Wali kota disambut meriah oleh jemaat GKI Pamulang meskipun mereka harus bersabar menunggu beberapa lama setelah ibadah kedua hari itu berakhir. 

         Setelah didahului oleh sambutan Pdt. Tri Yeni Sulistiani sebagai tuan rumah yang menjelaskan secara singkat tentang perjalanan dan kiprah GKI Pamulang, baik bersama-sama dengan jemaat juga bersama masyarakat sekitar, Ibu Wali Kota langsung diberi kesempatan untuk berbicara di tengah-tengah jemaat, yang ia dahului dengan memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada GKI Pamulang. Wali kota yang terkenal cantik itu mengingatkan bahwa jika dilihat dari usia, GKI Pamulang sudah lebih dahulu ada dari Kota Tangerang Selatan itu sendiri, karena pada 26 November nanti Kota Tangerang Selatan baru berusia 10 tahun, sambil melemparkan senyuman manis kepada seluruh jemaat yang hadir siang itu.

        Sambutan Ibu Wali Kota kemudian dilanjutkan dengan menjelaskan arti dari motto Kota Tangerang Selatan: Kota Cerdas, Moderen, dan Religius. Ibu Wali Kota menekankan bahwa bukan hanya kotanya saja yang diharapkan cerdas, moderen, dan religius, tapi juga masyarakatnya. Airin berterima kasih bahwa GKI Pamulang telah memberikan kontribusi yang luar biasa. Aktivitas yang diadakan selama ini tidak hanya untuk umat yang ada di GKI Pamulang saja, tapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Sebagai jemaat, diyakini bahwa melalui doa-doa yang dilakukan di gereja, kita mencari ketenangan batin dan mencari kebahagiaan.

Suasana acara HUT ke-23 GKI Jemaat Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. 

 

        Tapi menurut wali kota, tidak hanya berdoa saja, tapi yang tidak kalah penting adalah aksi yang dilakukan oleh jemaat untuk memberikan manfaat, bukan hanya bagi anggota gereja tapi juga masyarakat. Partisipasi GKI Pamulang di bidang kesehatan (Klinik Lentera), di bidang kemanusiaan dan lain-lain, sesuai informasi yang diterima dari wali kota dari camat dan lurah, diyakini menjadi modal bagi proses pembangunan dan penataan Kota Tangerang Selatan. Yang penting bagaimana kita berkolaborasi dan bekerja sama, tegas Ibu Wali Kota. Karena semuanya itu tidak mungkin hanya dilakukan oleh pemerintah daerah tanpa dibantu oleh seluruh pemangku kepentingan.

         Menyingung tentang motto: Moderen, Airin menjelaskan bahwa sebagai daerah baru yang berbatasan langsung dengan ibukota negara DKI Jakarta, kita harus melek teknologi dan inovasi, yang menjadi keharusan dan bukan pilihan. Tapi kita juga harus cerdas menggunakan teknologi. Adanya berita hoax yang begitu cepat menyebar dapat menimbulkan friksi yang luar biasa. Selain dampak positif teknologi, masyarakat Tangsel (Tangerang Selatan) juga diharapkan mewaspadai dampak negatifnya.

         Sambutan meriah jemaat yang hadir terlihat saat Airin menyampaikan bahwa motto: Religius dimaknai bahwa setiap masyarakat di Kota Tangerang Selatan bisa menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing dengan penuh kerukunan dan kedamaian. Pro dan kontra pasti ada tetapi dengan komunikasi biasanya bisa diselesaikan. Persoalan dan masalah timbul akibat dari kurangnya komunikasi. Maka tugas kami pemerintah untuk mendorong dan memfasilitasi itu semua, lanjut wali kota.

          Di akhir sambutannya, Wali Kota Tangerang Selatan menyampaikan pekerjaan rumah terbesarnya saat ini, yang diharapkan juga menjadi pekerjaan rumah jemaat GKI Pamula, yakni masih tingginya disparitas antara orang komplek perumahan dengan orang di luar komplek. Jarak ini diharapkan tidak semakin lebar sehingga persatuan dan kesatuan dapat tercipta di Kota Tangerang Selatan, sebagai modal utama kita dalam melakukan proses pembangunan dan penataan Kota Tangerang Selatan.

          Sambutan ditutup wali kota dengan mengucapkan terima kasih kepada seluruh jemaat GKI Pamulang atas sumbangsihnya selama ini untuk kemajuan Kota Tangerang Selatan serta mengajak jemaat untuk terus secara bersama-sama membangun Tangerang Selatan sebagai rumah dan kota kita bersama. Tiga kata penutup diucapkan Ibu Wali Kota kepada jemaat GKI Pamulang yang sekaligus adalah warganya, "Semoga Tuhan memberkati," dan disambut tepuk tangan meriah seluruh hadirin siang itu. Setelah meninggalkan ruang Pniel GKI Pamulang, Ibu Wali Kota Tangerang Selatan dan rombongan melanjutkan meninjau Klinik Lentera yang lokasinya masih berada di area yang sama dengan GKI Pamulang. RR

Berita Terkait